Raja Porno AS Tawarkan Rp134,8 Miliar untuk Lengserkan Trump

Senin, 16 Oktober 2017 - 09:19 WIB
Raja Porno AS Tawarkan...
Raja Porno AS Tawarkan Rp134,8 Miliar untuk Lengserkan Trump
A A A
WASHINGTON - Bos penerbit majalah porno The Hutler, Larry Flynt, menawakan uang tunai USD10 juta atau sekitar Rp134,8 miliar untuk orang-orang dengan informasi yang dapat menyebabkan pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Flynt yang dijuluki “Raja Porno” ini menawarkan uang tersebut dalam iklan satu halaman penuh di surat kabar The Sunday Post edisi Minggu.

Dia mencantumkan enam tuduhan yang dia yakini sebagai dasar pemakzulan Trump, termasuk berkolusi dengan kekuatan asing yang bermusuhan untuk mencampuri pemilu AS dan menghasut kekerasan sipil.

”Saya merasa ini adalah tugas patriotik saya, dan tugas semua orang Amerika, untuk membuang Trump sebelum terlambat,” tulis Flynt dalam iklan tersebut.

Dia mengaku serius dengan tawaran uang tersebut. Pengusaha penerbit majalah ini menjelaskan bahwa dia benar-benar bermaksud membayar orang-orang yang akan membantunya menyingkirkan Presiden Trump.

”Saya tidak mengharapkan kroni miliarder Trump untuk mengganggunya, tapi saya yakin ada banyak orang yang tahu untuk siapa uang sebanyak USD10 juta itu. Dan hanya karena Anda membayar informasi, bukan berarti itu tidak baaik. Jangan salah, saya benar-benar berniat membayar keseluruhan, “ lanjut bunyi iklan tersebut, yang dilansir dari The Washington Post, Senin (16/10/2017).

Iklan itu juga dilengkapi nomor kontak dan alamat email untuk siapa saja yang mau “menumpahkan kotoran” pada Trump.

“Apakah dia membuat keuangan dengan berproksi dengan orang-orang Rusia? Apakah bisnis Amerika Serikat telah dikompromikan untuk melindungi bisnis kerajaan Trump? Kita perlu menyiram semuanya ke tempat terbuka,” imbuh iklan tersebut.

Flynt menambahkan bahwa dia mencari informasi dari siapa saja yang bisa memberikannya “smoking gun”, yang mungkin perihal pajak Trump atau beberapa catatan investasi lainnya yang akan menyebabkan pemakzulannya dijalankan.

Ini bukan pertama kalinya Larry Flynt menawarkan uang besar untuk mendapatkan informasi. Pada tahun 2007, dia menawarkan USD1 juta melalui iklan halaman penuh di surat kabar untuk mencari bukti dari siapa saja yang pernah melakukan hubungan seksual terlarang dengan anggota Kongres atau pejabat pemerintah lainnya.

Pada tahun 2012, Flynt kembali menjanjikan hadiah USD1 juta di depan umum, kala itu untuk informasi perihal pengembalian pajak dari calon presiden Partai Republik, Mitt Romney.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
46 menit yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
1 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
2 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
3 jam yang lalu
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
4 jam yang lalu
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved