Hari Ini Batas Waktu Pemimpin Catalan Klarifikasi Soal Kemerdekaan

Senin, 16 Oktober 2017 - 05:56 WIB
Hari Ini Batas Waktu...
Hari Ini Batas Waktu Pemimpin Catalan Klarifikasi Soal Kemerdekaan
A A A
MADRID - Pemimpin Catalan Carles Puigdemont memiliki waktu sampai pukul 10:00 pagi waktu setempat hari ini, Senin (16/10/2017), untuk mengklarifikasi apakah dia meminta kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol. Madrid mengancam akan kembali ke peraturan langsung jika pendiriannya tetap ambigu.

Ancaman wilayah kaya untuk melepaskan diri setelah sebuah referendum yang menurut Mahkamah Konstitusi Spanyol adalah ilegal telah membuat Spanyol jatuh ke dalam krisis politik terburuk sejak sebuah kudeta militer pada tahun 1981, hanya enam tahun setelah kematian diktator Francisco Franco.

Puigdemont membuat deklarasi kemerdekaan simbolis pada Selasa lalu, hanya untuk menangguhkannya beberapa detik kemudian. Ia lantas meminta perundingan dengan Madrid mengenai masa depan wilayah tersebut.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy kemudian memberinya batas waktu hingga Senin untuk mengklarifikasi posisinya. Rajoy juga memberikan waktu sampai Kamis untuknya berubah pikiran jika dia bersikeras untuk berpisah. Rajoy mengatakan bahwa Madrid akan mencabut otonomi Catalonia jika dia memilih kemerdekaan.

Pemerintah Spanyol mengatakan bahwa Puigdemont harus menjawab persyaratan formal dengan sederhana "Ya" atau "Tidak". Madrid menegaskan setiap tanggapan yang ambigu akan dianggap sebagai konfirmasi bahwa sebuah deklarasi kemerdekaan telah dibuat seperti dikutip dari Reuters.

Ini akan memicu Pasal 155 konstitusi 1978, di mana pemerintah di Madrid dapat memberlakukan peraturan langsung di salah satu dari 17 komunitas otonom Spanyol jika mereka melanggar hukum.

Pemerintah pusat kemudian dapat memecat pemerintah daerah dan membentuk tim pemerintahan baru, mengendalikan polisi dan keuangan, serta mengadakan pemilihan cepat.

Sumber yang dekat dengan pemerintah Catalan mengatakan bahwa Puigdemont akan mengirim surat kepada Rajoy sebelum batas waktu berakhir, meskipun mereka menolak untuk mengatakan apa jawabannya.

Media lokal, termasuk media publik Catalan TV-3 dan surat kabar Barcelona La Vanguardia, mengatakan pada hari Minggu Puigdemont tidak mungkin mengatakan dengan jelas apakah dia telah mengumumkan kemerdekaan dan malah mengirim sebuah tanggapan yang lebih rumit.

Puigdemont, yang sedang berkonsultasi dengan pihak lokal untuk mempersiapkan jawabannya, menghadapi dilema.

Jika dia mengatakan bahwa dia memproklamirkan kemerdekaan, pemerintah pusat akan masuk. Jika menurutnya tidak, partai Catalan yang jauh tertinggal mungkin akan menarik dukungannya untuk pemerintahan minoritasnya.

Pemerintah Catalan mengatakan 90 persen warga Catalan telah memilih untuk memisahkan diri dalam sebuah referendum 1 Oktober. Otoritas pusat di Madrid menyatakan referendum tersebut ilegal dan kelompok penentang kemerdekaan memboikotnya, mengurangi jumlah pemilih hingga sekitar 43 persen.

Puigdemont mengatakan pada hari Minggu bahwa jawabannya akan terinspirasi oleh demokrasi, sesuatu yang sebagian besar pengamat politik di Spanyol mengatakan bahwa dia akan mendorong rencana pemisahan diri.

Jika ini yang terjadi, dan pasal 155 diberlakukan, Rajoy kemudian akan menggantikan pemerintah Catalan dengan sebuah pengaturan baru untuk mengelola wilayah tersebut, yang dapat dijalankan oleh politisi atau teknokrat, surat kabar yang berbasis di Madrid El Mundo melaporkan pada hari Minggu. Pemilu parlemen Catalan akan diadakan dalam waktu tiga bulan.
(ian)
Berita Terkait
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Bomber Atletiko Mineiro...
Bomber Atletiko Mineiro Hulk akan Segera Punya Anak Lagi!
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
Spanyol Kewalahan Terima...
Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?
Spanyol Hancurkan Kroasia...
Spanyol Hancurkan Kroasia 3-0
Eks Raja Spanyol Juan...
Eks Raja Spanyol Juan Carlos Dilaporkan Berada di Republik Dominika
Berita Terkini
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
30 menit yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
43 menit yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved