Tillerson: Diplomasi dengan Korut Berlanjut Sampai Bom Pertama Dijatuhkan

Minggu, 15 Oktober 2017 - 22:57 WIB
Tillerson: Diplomasi...
Tillerson: Diplomasi dengan Korut Berlanjut Sampai Bom Pertama Dijatuhkan
A A A
WASHINGTON - Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson mengatakan, Presiden Donald Trump telah menginstruksikannya untuk melanjutkan usaha diplomatik untuk menenangkan ketegangan dengan Korea Utara (Korut). Tillerson mengatakan bahwa upaya diplomatik akan berlanjut sampai bom pertama dijatuhkan.

Berbicara di acara "State of the Union" CNN, Tillerson mengecilkan pesan yang sebelumnya diposkan oleh Presiden Trump di Twitter. Trump mengatakan Tillerson telah menyia-nyiakan waktunya untuk mencoba bernegosiasi dengan 'Little Rocket Man,' julukan penghinaan yang dicetuskan Trump terhadap pemimpin Korut Kim Jong-un.

Baca juga:
Trump: Rex Tillerson Buang-buang Waktu Bernegosiasi dengan Korut


"Trump telah menjelaskan kepada saya untuk melanjutkan usaha diplomatik saya," kata Tillerson seperti dikutip dari Reuters, Minggu (15/10/2017).

Komentar Tillerson datang di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Korut menyusul serangkaian tes senjata oleh Pyongyang. Situasi diperkeruh dengan perang kata-kata antara kedua pemimpin negara tersebut.

Korut telah melakukan serangkaian uji coba nuklir dalam beberapa pekan terakhir dan lalu dan meluncurkan dua rudal di Jepang.

Tillerson telah melakukan pembicaraan dengan China untuk meminta bantuannya agar Korut meredam proyek nuklir dan senjata rudalnya.

Namun, pesan Twitter Trump baru-baru ini tampaknya melemahkan usaha Tillerson. Hal ini mendorong Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, Bob Corker, mengeluh karena Trump secara terbuka mengebiri Tillerson dan melukai pembicaraan diplomatik.

Tillerson pun tidak ambil pusing dengan cuitan tersebut dengan mengatakan kepada CNN bahwa Trump dan Presiden China Xi Jinping memiliki hubungan yang sangat dekat dan China memahami posisi AS.

"Yakinlah bahwa orang China tidak bingung dengan cara apapun tentang kebijakan Amerika terhadap Korea Utara," tambahnya.
(ian)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
3 jam yang lalu
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
4 jam yang lalu
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
5 jam yang lalu
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
6 jam yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
7 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved