Korut: Trump Telah Nyalakan Sumbu Perang

Kamis, 12 Oktober 2017 - 01:20 WIB
Korut: Trump Telah Nyalakan...
Korut: Trump Telah Nyalakan Sumbu Perang
A A A
SEOUL - Menteri luar negeri Korea Utara (Korut) mengatakan Donald Trump telah menyalakan sumbu perang. Demikian laporan sebuah kantor berita Rusia.

"Dengan pernyataannya yang berani dan gila di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Trump, bisa Anda katakan, telah menyalakan sumbu perang melawan kami," tulis kantor berita TASS Rusia mengutip Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong-ho.

"Kami harus memberikan hasil akhir, hanya dengan hujan api, bukan kata-kata," imbuhnya seperti dikutip dari Independent, Kamis (12/10/2017).

Dalam sebuah pidato ke Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan September, Trump menyatakan bahwa AS akan "menghancurkan Korea Utara" jika dipaksa untuk mempertahankan diri atau sekutu-sekutunya. Presiden AS itu menambahkan bahwa sementara AS memiliki "kekuatan dan kesabaran yang besar," pilihannya untuk menghadapi negara yang terisolasi ini dapat segera habis.

Trump juga mengejek pemimpin Korut Kim Jong-un, menjulukinya sebagai "Rocket Man".

Pidato tersebut muncul sekitar seminggu setelah Dewan Keamanan PBB telah memilih untuk mengajukan sanksi kepada Korut setelah melakukan uji coba nuklir keenam dan terbesar.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri Korut mengatakan bulan lalu bahwa semakin banyak sanksi yang diberikan AS dan sekutunya, semakin cepat negara tersebut akan bekerja untuk mengembangkan program senjata nuklirnya, menurut kantor berita KCNA Korea Utara.

Banyak anggota Kongres telah mengkritik retorika "pemberontak" Trump terhadap Korut. Pada hari Minggu, Senator Bob Corker bahkan menyatakan komentar Trump tentang negara-negara lain dapat menempatkan AS "di jalan menuju Perang Dunia III."

Ketika ditanya pada hari Selasa apakah anggota parlemen benar dalam penilaiannya, Trump menjawab: "Kami berada di jalur yang salah sebelumnya."

"Yang harus Anda lakukan hanyalah melihat-lihat," Trump menambahkan.

"Jika Anda melihat selama 25 tahun terakhir, melalui banyak administrasi, kami berada di jalan menuju masalah yang sangat besar - masalah seperti dunia ini belum pernah terjadi. Kami berada di jalur yang benar saat ini, percayalah."

Sementara Trump telah mengambil nada agresif dalam komentarnya tentang Korut, pejabat lain memilih untuk berhati-hati. Menteri Pertahanan James Mattis mengatakan bahwa pemerintah masih membidik penyelesaian konflik secara damai, namun mengatakan Angkatan Darat AS "siap" jika tindakan militer diperintahkan oleh Presiden.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Pakar: Janji Trump Capai...
Pakar: Janji Trump Capai Kesepakatan dengan Korut Jika Kembali Terpilih Sulit Tercapai
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Trump: Rusia, China,...
Trump: Rusia, China, dan Korea Utara Berkonspirasi Melawan AS
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Berita Terkini
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
15 menit yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
44 menit yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
1 jam yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
1 jam yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
1 jam yang lalu
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
4 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved