Hacker Korut Curi Data Rencana Perang Militer AS-Korsel

Selasa, 10 Oktober 2017 - 15:55 WIB
Hacker Korut Curi Data...
Hacker Korut Curi Data Rencana Perang Militer AS-Korsel
A A A
SEOUL - Kelompok peretas atau hacker Korea Utara (Korut) berhasil mencuri ratusan dokumen rahasia militer dari Korea Selatan (Korsel). Data yang dicuri itu termasuk rencana operasional perang masa depan yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Korsel.

Serangan siber Pyongyang itu diungkap Rhee Cheol-Hee, seorang anggota parlemen dari Partai Demokrat, partai berkuasa di Seoul.

Menurutnya, para hacker Pyongyang telah berhasil masuk ke jaringan militer Korea Selatan pada September lalu. Mereka memperoleh akses terhadap 235 gigabyte data sensitif.

Surat kabar Chosun Ilbo, Selasa (10/10/2017) yang bersumber dari anggota parlemen tersebut menyebutkan bahwa di antara dokumen yang dicuri salah satunya adalah data “Operational Plans 5015”. Data itu berisi strategi yang digunakan dalam kasus perang dengan Korut termasuk prosedur untuk serangan “decapitation” terhadap pemimpin rezim Pyongyang Kim Jong-un.

Rhee yang merupakan anggota Komite Pertahanan Parlemen Korsel, tidak dapat dihubungi wartawan untuk memberikan komentar. Pihak kantornya mengatakan bahwa apa yang dikutip dari dia adalah benar.

Laporan tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan pecahnya konflik di semenanjung Korea. Situasi di kawasan itu memanas seiring dengan retorika perang yang diumbar Presiden AS Donald Trump dan rezim Kim Jong-un di Korea Utara.

Masih menurut laporan surat kabar Korea, informasi dari Rhee itu diklaim berasal dari Kementerian Pertahanan Korea Selatan. Menurut keterangan Rhee, 80 persen dokumen yang bocor belum diidentifikasi.

Meski demikian, data rencana kontingensi untuk pasukan khusus di Korea Selatan dicuri. Kementerian Pertahanan Korea Selatan menolak untuk mengonfirmasi laporan tersebut dengan alasan hal itu merupakan masalah intelijen.

Sepak terjang hacker Korut bukan sekali ini terjadi. Pada bulan Mei lalu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan Korut telah melakukan serangan siber ke intranet militer Seoul, namun tidak diungkap data apa saja yang bocor.

Menurut pemerintah Korea Selatan, Pyongyang memiliki 6.800 unit khusus perang siber terlatih. Para peretas Pyongyang ini dituduh sebagai pelaku serangan siber tingkat tinggi termasuk termasuk terhadap perusahaan Sony Pictures pada tahun 2014 lalu.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Korea Utara Bersiap...
Korea Utara Bersiap Ledakkan Jalan-jalan Menuju Korea Selatan
AS Bersumpah Bela Korea...
AS Bersumpah Bela Korea Selatan Jika Terjadi Agresi Korea Utara
Anaknya Ditahan Korut,...
Anaknya Ditahan Korut, Ini Curhat Ibu Tentara AS
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
18 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
1 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
2 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
2 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
3 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved