Iran: Reaksinya 'Menghancurkan' jika AS Nyatakan Garda Revolusi Teroris
Senin, 09 Oktober 2017 - 15:44 WIB
Iran: Reaksinya 'Menghancurkan' jika AS Nyatakan Garda Revolusi Teroris
A
A
A
TEHERAN - Iran bersumpah akan membuat reaksi “tegas dan menghancurkan” jika Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk memasukkan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam daftar organisasi teroris. IRGC merupakan sayap elite pasukan Teheran.
Penegesan Teheran terhadap Washington ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Iran.
“Tanggapan Teheran akan tegas, menentukan dan menghancurkan jika AS menunjuk IRGC sebuah organisasi teroris,” kata juru bicara kementerian tersebut Bahram Qasemi, pada hari Senin (9/10/2017), seperti dilansir kantor berita Tasnim.
”Kami berharap bahwa Amerika Serikat tidak melakukan kesalahan strategis ini,” lanjut Qasemi saat konferensi pers.
Pada hari Minggu, Kepala Garda Revolusi Mohammad Ali Jafari mengancam akan menyamakan pasukan AS dengan kelompok ISIS jika ada sanksi baru yang keras terhadap IRGC.
Presiden AS Donald Trump menuduh Iran mendukung terorisme dan berjanji untuk mengakhiri ambisi nuklir Iran.
Jafari memperingatkan bahwa tentara AS di Timur Tengah bisa dijadikan target jika disamakan dengan kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Syria).
”Jika kabar tersebut benar mengenai kebodohan pemerintah Amerika dalam mempertimbangkan Garda Revolusi sebagai kelompok teroris, maka Garda Revolusi akan menganggap Angkatan Darat Amerika sebagai ISIS di seluruh dunia, khususnya di Timur Tengah,” ujar Jafari.
Penegesan Teheran terhadap Washington ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Iran.
“Tanggapan Teheran akan tegas, menentukan dan menghancurkan jika AS menunjuk IRGC sebuah organisasi teroris,” kata juru bicara kementerian tersebut Bahram Qasemi, pada hari Senin (9/10/2017), seperti dilansir kantor berita Tasnim.
”Kami berharap bahwa Amerika Serikat tidak melakukan kesalahan strategis ini,” lanjut Qasemi saat konferensi pers.
Pada hari Minggu, Kepala Garda Revolusi Mohammad Ali Jafari mengancam akan menyamakan pasukan AS dengan kelompok ISIS jika ada sanksi baru yang keras terhadap IRGC.
Presiden AS Donald Trump menuduh Iran mendukung terorisme dan berjanji untuk mengakhiri ambisi nuklir Iran.
Jafari memperingatkan bahwa tentara AS di Timur Tengah bisa dijadikan target jika disamakan dengan kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Syria).
”Jika kabar tersebut benar mengenai kebodohan pemerintah Amerika dalam mempertimbangkan Garda Revolusi sebagai kelompok teroris, maka Garda Revolusi akan menganggap Angkatan Darat Amerika sebagai ISIS di seluruh dunia, khususnya di Timur Tengah,” ujar Jafari.
(mas)