Ribuan Warga Thailand Antre Berikan Penghormatan Terakhir untuk Raja Bhumibol

Kamis, 05 Oktober 2017 - 16:28 WIB
Ribuan Warga Thailand...
Ribuan Warga Thailand Antre Berikan Penghormatan Terakhir untuk Raja Bhumibol
A A A
BANGKOK - Hampir 12 juta orang, atau hampir seperenam penduduk Thailand, telah mengunjungi Istana Agung yang berkilauan di Bangkok untuk memberi penghormatan kepada almarhum Raja Bhumibol Adulyadej sejak dia meninggal Oktober tahun lalu. Demikian pernyataan yang dikeluarkan pihak Istana.

Ribuan orang berjejer di jalan-jalan di kawasan bersejarah Bangkok dekat Sungai Chao Phraya untuk memasuki istana pada hari Kamis (5/10/2017). Ini adalah hari terakhir untuk melihat raja sebelum kremasi kerajaan pada 26 Oktober.

Beberapa pejabat mengatakan antrian membentang lebih dari 2 km. Kebanyakan dari mereka sudah mengantre sejak Rabu kemarin.

"Saya sudah berada di sini sejak jam 6 sore dan saya akan memberikan penghormatan pada jam 7 pagi. Kami kehujanan pada malam terakhir tapi ini adalah suatu keharusan - kita harus menghormati ayah kita," kata Tossapon Thongmak (33), seorang penduduk Bangkok seperti dikutip dari Reuters.

Raja Bhumibol meninggal pada bulan Oktober lalu dalam usia 88 tahun dan tubuhnya telah diletakkan di sebuah balai emas di istana.

Dia secara luas dipandang sebagai figur ayah dan dianggap sebagai petunjuk arah moral bangsa selama berpuluh-puluh tahun mengalami turbulensi politik termasuk beberapa kudeta, demonstrasi jalanan berdarah dan krisis keuangan di seluruh wilayah 1997/98.

Dia digantikan pada bulan Desember oleh anak laki-laki satu-satunya, Raja Maha Vajiralongkorn, yang dikenal sebagai Rama X, yang sejak saat itu mengontrol guncangan di istana untuk mendapatkan otoritas yang lebih besar.

Pemakaman kerajaan akan menjadi perpaduan antara upacara keagamaan Budha dan ritual Hindu Brahmin.

"Ini adalah pertama kalinya banyak orang Thailand menyaksikan pemakaman kerajaan untuk seorang raja. Jadi keagungan, keindahan, dan ketabahan setiap orang yang terlibat dalam persiapan adalah pengalaman baru bagi semua," ujar Tonthong Chandransu, seorang pejabat hubungan masyarakat untuk komite organisasi pemakaman dan pakar monarki Thailand.

"Dari arsitektur, keahlian, berbagai persiapan dan detail bagusnya, saya belum pernah melihat dedikasi semacam ini," sambungnya.

Pembina telah bekerja selama berbulan-bulan di sebuah krematorium kerajaan yang dibangun dari awal dengan mereka yang belum berpengalaman di depan istana.

"Waktu dibutuhkan untuk membangun surga, berdasarkan sistem imajinasi dan kepercayaan yang memadukan agama Buddha dengan tradisi Hindu Brahmana yang penting dalam masyarakat Thailand," kata Tonthong.

Pihak istana mengatakan bahwa mereka mengharapkan 250 ribu pelayat untuk menghadiri kremasi kerajaan tersebut.

Badan pariwisata Thailand telah meminta wisatawan untuk menghormati sensitivitas Thailand selama apa yang disebut sebagai waktu yang emosional.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
57 menit yang lalu
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
2 jam yang lalu
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
4 jam yang lalu
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
5 jam yang lalu
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
6 jam yang lalu
Infografis
Karier Militer Mayjen...
Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved