'Bump Stock' Jadi Primadona di AS usai Pembantaian Las Vegas

Kamis, 05 Oktober 2017 - 06:28 WIB
Bump Stock Jadi Primadona...
'Bump Stock' Jadi Primadona di AS usai Pembantaian Las Vegas
A A A
WASHINGTON - Selama lebih dari satu tahun, Georgia Gun Store di Gainesville, Georgia, tidak menerima permintaan “bump stock”, sebuah aksesori yang mengubah senapan semi otomatis menjadi senjata yang mampu menembak ratusan putaran per menit layaknya senapan mesin.

Tapi setelah penembakan massal pada Minggu malam di Las Vegas, toko senjata tersebut menerima banyak panggilan telepon dari pelanggan yang menanyakan tentang produk tersebut. Mereka khawatir pembuat undang-undang di Amerika Serikat (AS) akan melarang alat tersebut.

Pemilik toko senjata, Kellie Weeks, mengatakan beberapa distributor kehabisan stok saat dia meminta dicarikan “bump stock”. Alat itu kini menjadi primadona di negeri Paman Sam.

”Siapa saja yang ingin mendapatkannya mungkin hanya khawatir bahwa mereka akan dilarang,” kata Weeks, seperti dilansir Reuters, Kamis (5/10/2017).

Pihak berwenang mengatakan bahwa pelaku pembantaian massal, Stephen Paddock, 64, memiliki 12 senapan yang dilengkapi dengan “bump stock” di kamar Mandalay Bay Resort and Casino tempat dia menginap dan beraksi. Di kamar lantai 32 itu, Paddock memecah jendela dan mengumbar tembakan ke lokasi konser musik country.

Sebanyak 59 orang tewas ditembaki Paddock dan lebih dari 500 orang lainnya terluka. Paddock ditemukan tewas di kamar resort itu diduga akibat bunuh diri usai beraksi, meski ada laporan yang menyebut dia ditembak mati oleh tim SWAT.

Senator AS Dianne Feinstein mengeluarkan sebuah rancangan undang-undang pada hari Rabu yang akan melarang “bump stock” dan perangkat lain yang, seperti yang dia sebut “mudah dan murah untuk memodifikasi senjata legal".

Beberapa anggota senat Partai Republik, yang biasanya menentang pembatasan senjata, memberi sinyal mendukung rancangan undang-undang tersebut.

Dalam upaya untuk menghindari kontroversi, Wal-Mart Stores Inc dan Cabela's, toko alat olahraga telah menarik “bump stock” dari situs penjualannya mulai hari Rabu.

Senapan otomatis lengkap seperti senapan mesin yang terus menyala dengan pemicu tunggal, sebagian besar telah dilarang sejak tahun 1986. Sebaliknya, senapan semi-otomatis menembakkan yang satu peluru setiap kali pemicunya dilibatkan tersedia secara luas untuk dijual.

Aksori “bump stock” sering diiklankan dalam simulasi senapan mesin. Dalam sebuah video online menunjukkan seorang penembak mampu mengumbar 100 putaran dalam tujuh detik.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
4 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
5 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
6 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
7 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved