Hibur Korban Pembantaian, Trump Akan Kunjungi Las Vegas

Rabu, 04 Oktober 2017 - 14:48 WIB
Hibur Korban Pembantaian,...
Hibur Korban Pembantaian, Trump Akan Kunjungi Las Vegas
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, akan mengunjungi Las Vegas untuk mencoba menenangkan kota yang terguncang oleh penembakan paling mematikan dalam sejarah AS modern. Perjalanan ini akan menguji Trump untuk menghibur sebuah negara yang tengah berduka.

Perjalanan Trump ke Las Vegas akan menjadi pertama kalinya dia harus berhadapan langsung dengan kejadian tragis akibat kekerasan mematikan. Dalam beberapa tahun terakhir, ratusan nyawa terenggut akibat kekerasan mematikan.

"Ini adalah hal yang sangat mengerikan bahkan untuk dipikirkan. Ini sangat mengerikan," kata Trump kepada wartawan di Air Force One seperti disitat dari Reuters, Rabu (4/10/2017).

Stephen Paddock, seorang pensiunan berusia 64 tahun tanpa catatan kriminal, diidentifikasi sebagai pelaku penembakan di Las Vegas pada Minggu malam. Ia mengumbar tembakan dari jendela kamarnya di lantai 32 hotel Mandalay Bay.

Pihak berwenang mengatakan 59 orang tewas dan lebih dari 500 orang terluka dari kerumunan ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan festival musik. Hingga saat ini, motif Paddock melakukan hal itu masih tetap menjadi misteri.

"Dia orang sakit, orang gila. Banyak masalah, Saya rasa. Kami melihat dia dengan sangat, sangat serius. Tapi kita berurusan dengan individu yang sangat sangat sakit," kata Trump mengomentari sosok Paddock.

Sebelumnya, dalam menanggapi pembantaian di Las Vegas, Trump melakukan hening cipta di Gedung Putih South Lawn dan memerintahkan bendera diturunkan ke setengah staf. Dia menyebut penembakan tersebut sebagai "tindakan kejahatan murni".

"Di Las Vegas, presiden akan berbagi kesedihan dengan teman dan keluarga para korban. Ia akan menawarkan dukungan untuk korban luka dan ucapan terima kasih yang pertama," kata Gedung Putih.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
23 menit yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
1 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
2 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
2 jam yang lalu
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
2 jam yang lalu
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved