Penyelidikan Pembantaian Las Vegas Beralih ke Pacar Pelaku

Rabu, 04 Oktober 2017 - 14:18 WIB
Penyelidikan Pembantaian...
Penyelidikan Pembantaian Las Vegas Beralih ke Pacar Pelaku
A A A
LAS VEGAS - Investigasi motif pembantaian Las Vegas kembali dilakukan dengan menyelidiki pacar pelaku di Filipina. Wanita tersebut muncul setelah pembantaian yang menewaskan 59 orang itu terjadi.

Pelaku pembantaian Las Vegas, Stephen Paddock, tidak menyisakan petunjuk yang jelas mengapa ia melakukan serangan ke sebuah konser musik country. Ia diketahui bunuh diri beberapa saat sebelum polisi menyerbu kamar hotel yang telah diubah menjadi sarang penembak jitu.

Namun, aparat penegak hukum berharap mendapatkan beberapa jawaban dari seorang wanita yang diidentifikasi sebagai teman Paddock, Marilou Danley. Menurut Clark County Sheriff, Joseph Lombardo, Danley adalah "orang yang menarik" dalam penyelidikan tersebut.

Lombardo mengatakan bahwa dia telah berada di Filipina dan Biro Investigasi Federal, FBI, sedang dalam proses untuk membawanya kembali ke AS.

"Kami sedang mengobrol dengannya," katanya pada media briefing. Dia mengulangi polisi tidak memiliki tersangka lain dalam penembakan itu sendiri seperti dikutip dari Reuters, Rabu (4/10/2017).

Danley, seorang warga Australia yang dilaporkan telah lahir di Filipina, telah berbagi kondominium dengan Paddock di sebuah komunitas pensiunan di Mesquite, Nevada, sekitar 145 km timur laut Las Vegas, menurut catatan polisi dan publik.

Penyelidik sedang memeriksa sebuah transfer kawat senilai USD 100 ribu yang dilakukan oleh Paddock. Uang itu dikirim ke sebuah rekening di Filipina yang "tampaknya telah dimaksudkan" untuk Danley, ungkap seorang pejabat senior keamanan AS kepada Reuters pada hari Selasa.

Pejabat tersebut mengatakan asumsi kerja penyidik adalah bahwa uang tersebut dimaksudkan sebagai bentuk pembayaran asuransi jiwa bagi Danley.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa pihak berwenang AS sangat ingin menanyai Danley, yang menggambarkan dirinya di situs media sosial sebagai "profesional kasino," ibu dan nenek, tentang apakah Paddock mendorongnya untuk meninggalkan AS sebelum ia mengamuk.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa para penyidik juga telah menemukan bukti bahwa Paddock mungkin telah berlatih untuk rencananya di tempat lain sebelum akhirnya melakukan serangan di festival musik Route 91 Harvest country dari suite hotel lantai 32 Mandalay Bay di Las Vegas Strip.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
2 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
5 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved