Sidang Pembunuhan Kakak Kim Jong-un, Dubes Rusdi Dukung Siti Aisyah

Senin, 02 Oktober 2017 - 12:16 WIB
Sidang Pembunuhan Kakak...
Sidang Pembunuhan Kakak Kim Jong-un, Dubes Rusdi Dukung Siti Aisyah
A A A
KUALA LUMPUR - Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana menegaskan bahwa pemerintah mendukung Siti Aisyah, 25, warga negara Indonesia yang diadili atas tuduhan membunuh Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un.

Kendati demikian, Indonesia tetap menghormati undang-undang dan proses pengadilan di Malaysia. Dubes Rusdi berbicara kepada wartawan saat persidangan Siti Aisyah dan tersangka lain, Doan Thi Huong asal Vietnam, pada hari Senin (2/10/2017).

“Kami tidak bisa berkomentar mengenai tersangka, tapi yang bisa kami lakukan adalah sebagai duta besar Indonesia kami harus mendukung warganya. Mengenai undang-undang di Malaysia, kami harus menghormati dan membiarkan proses pengadilan sebagaimana seharusnya,” kata Rusdi.

Siti dan Doan menjadi tersangka dalam pembunuhan Kim Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017. Korban meninggal setelah wajahnya diolesi racun VX, yang oleh PBB dinyatakan sebagai senjata terlarang.

Baca juga: Diadili, WNI Siti Aisyah Mengaku Tak Salah Membunuh Kakak Kim Jong-un

Keduanya mengaku tidak bersalah dan merasa ditipu. Mereka hanya menjalani adegan lelucon berbayar untuk tayangan televisi dan tidak tahu jika adegan itu ternyata untuk membunuh kakak tiri Kim Jong-un.

Beberapa agen mata-mata Korut yang ditetapkan tersangka oleh polisi Malaysia karena menjadi perencana serangan berhasil melarikan diri dan tak tersentuh hukum.

Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng, minta agar proses pengadilan berjalan adil. ”Pengadilan yang adil harus mencakup hak untuk mengetahui. Tuduhan harus jelas, tidak ambigu,” katanya, seperti dilansir AP.

Polisi Malaysia menyatakan, kedua tersangka terkena tuduhan meracuni korban. Keduanya tiba di Pengadilan Tinggi Malaysia di Shah Alam, pagi tadi.

Pejabat polisi setempat, Shafien Mamat, membenarkan bahwa kedua tersangka tersebut tiba di pengadilan untuk diadili. Mereka dibawa dengan mobil yang dikawal empat kendaraan polisi.

Kedua wanita tersebut menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah. Namun, Siti dan Doang mengaku tidak bersalah sejak awal persidangan karena memang ditipu untuk menjalankan adegan lelucon berbayar.
(mas)
Berita Terkait
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Putin Tegaskan Rusia...
Putin Tegaskan Rusia Bisa Mempersenjatai Korea Utara
4 Negara dengan Penggunaan...
4 Negara dengan Penggunaan Sepeda Motor Tertinggi, Indonesia Peringkat Berapa?
Putin Peringatkan NATO...
Putin Peringatkan NATO Bergerak ke Asia, Rusia Wajib Merespons
Keanehan Vietnam saat...
Keanehan Vietnam saat Jamu Timnas Indonesia: Main di Stadion Klub Liga 3, VAR di Malaysia
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
31 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved