Putin Peringatkan NATO Bergerak ke Asia, Rusia Wajib Merespons
Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:30 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Vietnam To Lam menghadiri acara yang dihadiri Asosiasi Persahabatan Vietnam dan sejumlah alumni warga Vietnam yang belajar di Rusia di Gedung Opera Hanoi pada 20 Juni 2024. Foto/MANAN VATSYAYANA/REUTERS
A
A
A
HANOI - Presiden Vladimir Putin memperingatkan fokus baru NATO di Asia-Pasifik tidak hanya menjadi ancaman keamanan bagi semua negara di kawasan itu, tetapi juga bagi Rusia, dan Moskow berkewajiban menanggapinya.
Pemimpin Rusia itu berbicara pada konferensi pers pada Kamis (20/6/2024) setelah pertemuan dengan Presiden Vietnam To Lam di Hanoi, sehari setelah menandatangani perjanjian kemitraan strategis dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Pyongyang.
“Kita melihat apa yang terjadi di Asia, bukan? Sistem blok sedang disusun. NATO sudah bergerak ke sana seolah-olah ke tempat tinggal permanen. Ini, tentu saja, menimbulkan ancaman bagi semua negara di kawasan itu, termasuk Federasi Rusia. Kita berkewajiban menanggapi ini dan kita akan melakukannya,” tegas dia.
Di Vietnam, Putin mengumumkan Moskow dan Hanoi “menunjukkan minat bersama dalam membangun arsitektur keamanan regional yang andal dan memadai berdasarkan prinsip-prinsip tidak menggunakan kekuatan dan penyelesaian sengketa secara damai, di mana tidak akan ada tempat bagi blok militer-politik yang selektif.”
“Posisi Rusia dan Vietnam dalam masalah ini sebagian besar bertepatan atau hampir sama,” ungkap Putin.
Pemimpin Rusia itu berbicara pada konferensi pers pada Kamis (20/6/2024) setelah pertemuan dengan Presiden Vietnam To Lam di Hanoi, sehari setelah menandatangani perjanjian kemitraan strategis dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Pyongyang.
“Kita melihat apa yang terjadi di Asia, bukan? Sistem blok sedang disusun. NATO sudah bergerak ke sana seolah-olah ke tempat tinggal permanen. Ini, tentu saja, menimbulkan ancaman bagi semua negara di kawasan itu, termasuk Federasi Rusia. Kita berkewajiban menanggapi ini dan kita akan melakukannya,” tegas dia.
Di Vietnam, Putin mengumumkan Moskow dan Hanoi “menunjukkan minat bersama dalam membangun arsitektur keamanan regional yang andal dan memadai berdasarkan prinsip-prinsip tidak menggunakan kekuatan dan penyelesaian sengketa secara damai, di mana tidak akan ada tempat bagi blok militer-politik yang selektif.”
“Posisi Rusia dan Vietnam dalam masalah ini sebagian besar bertepatan atau hampir sama,” ungkap Putin.
Lihat Juga :