Korsel Juga Tembakkan Rudal Nyaris Bersamaan dengan Korut

Jum'at, 15 September 2017 - 13:28 WIB
Korsel Juga Tembakkan...
Korsel Juga Tembakkan Rudal Nyaris Bersamaan dengan Korut
A A A
SEOUL - Militer Korea Selatan (Korsel) ternyata juga menembakkan peluru kendali (rudal) balistik yang waktunya nyaris bersamaan saat Korea Utara meluncurkan rudal yang menerobos wilayah udara Hokkaido, Jepang, Jumat (15/9/2017).

Dua rudal balistik Seoul ditembakkan hanya berselang enam menit atau saat rudal balistik jarak menengah (IRBM) Pyongyang masih dalam penerbangan tengah menuju wilayah udara Jepang.

Dua rudal Seoul diluncurkan di bawah perintah cepat dari Presiden Moon Jae-in untuk merespons manuver senjata Pyongyang.

Kedua peluru kendali yang ditembakkan tentara Korsel adalah rudal Hyunmoo-2. Peluncuran dilakukan dari salah satu basis yang berada di dekat perbatasan dua Korea.

“Salah satu rudal terbang seperti yang diperkirakan, yang lainnya masuk ke perairan pada tahap awal peluncuran tersebut,” kata pihak berwenang Seoul kepada kantor berita Yonhap.

Baca: Jumat Pagi, Korut Luncurkan Rudal di Atas Wilayah Udara Jepang

Militer Korea Selatan—sekutu Amerika Serikat—tidak memberikan konfirmasi atas peluncuran senjatanya yang hampir bersamaan dengan peluncuran rudal Korut. Langkah Korut sendiri diyakini sebagai ekspresi kekesalan atas sanksi keras yang dijatuhkan Dewan Keamanan PBB pada Senin lalu.

Presiden Moon telah menggunakan kata-kata terkuat untuk mengutuk tindakan negara tetangganya tersebut. Menurutnya, dialog dengan negara tertutup tersebut tidak memungkinkan untuk saat ini.

“Menyerbu kecaman, peringatan masyarakat internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB, Korea Utara kembali melepaskan sebuah rudal balistik. Saya dengan tegas mengutuk dan mengekspresikan kemarahan pada serangkaian provokasi ini oleh Korea Utara,” kata Moon.

Meski tidak memungkinkan untuk saat ini, dia tetap menyerukan peredaman ketegangan di Semenanjung Korea melalui dialog.

”Dialog tidak mungkin terjadi dalam situasi seperti ini. Sanksi dan tekanan internasional selanjutnya akan memperketat untuk memaksa Korea Utara untuk tidak memilih opsi lain selain melangkah maju menuju dialog yang sesungguhnya,” ujar Moon.

Baca juga: Dua Kali Rudal Korut Terobos Langit Hokkaido, tapi Tak Ditembak Jatuh

Sehari sebelum menembakkan IRBM, rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korea Utara mengancam akan menenggalamkan Jepang ke laut dengan bom nuklir. Alasannya, Jepang mendukung resolusi sanksi Dewan Keamanan PBB atas uji coba senjata nuklir terbaru Pyongyang, 3 September lalu.

Selain Jepang, AS juga diancam, yakni sebagian wilayahnya akan dikurangi menjadi abu.

”Keempat pulau di kepualauan (Jepang) harus tenggelam ke laut oleh bom nuklir Juche. Jepang tidak lagi perlu ada di dekat kita,” bunyi ancaman yang dilontarkan Komite Perdamaian Asia Pasifik-Korea Pyongyang, sebuah komite yang menangani hubungan dan propaganda eksternal Korut.

“Mari kita mengurangi daratan AS menjadi abu dan kegelapan. Mari kita lampiaskan dendam kita dengan mobilisasi semua sarana pembalasan yang telah dipersiapkan sekarang,” lanjut ancaman komite tersebut yang disiarkan kantor berita negara Korut, KCNA.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
9 menit yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
47 menit yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
1 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
1 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
3 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 jam yang lalu
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved