Diplomat Rusia Mulai Kosongkan Tiga Konsulat di AS

Minggu, 03 September 2017 - 06:04 WIB
Diplomat Rusia Mulai...
Diplomat Rusia Mulai Kosongkan Tiga Konsulat di AS
A A A
SAN FRANCISCO - Diplomat Rusia mengosongkan tiga properti di Amerika Serikat (AS) termasuk konsulat enam lantai di San Francisco. Mereka melakukannya sesuai perintah AS yang dikeluarkan beberapa hari lalu sebagai pembalasan atas kebijakan Moskow memotong kehadiran diplomat AS di Rusia.

Staf konsulat San Francisco terlihat memindahkan peralatan, perabotan dan barang-barang kecil dari bangunan ke minivan dan berkendara jauh, sebelum kembali lagi 20 sampai 30 menit kemudian. Sekelompok pria berpakaian preman dan jas terlihat di atap konsulat melihat sekeliling, beberapa mengenakan sarung tangan karet seperti dilansir dari Reuters, Minggu (3/9/2017).

Penutupan yang diperintahkan oleh pemerintahan Trump atas konsulat di San Francisco dan dua bangunan yang menampung misi dagang Rusia di Washington dan New York merupakan tindakan tit-for-tat terbaru antara kedua negara. Kebijakan ini telah membantu menjerumuskan hubungan kedua negara dalam sebuah sebuah perang baru pasca Perang Dingin.

"Tuduhan yang dibuat oleh pemerintah Rusia, termasuk bahwa pejabat AS mengancam untuk mendobrak pintu di properti yang relevan atau bahwa FBI membersihkan tempat tersebut, tidak benar," kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.

Departemen Luar Negeri mengatakan pemerintah Rusia telah mematuhi perintah untuk menghentikan operasi tersebut pada hari Sabtu dan mengatakan tidak ada diplomat yang dikeluarkan akibat penutupan tersebut.

"Rusia tidak lagi diizinkan menggunakan fasilitas ini untuk tujuan diplomatik atau konsuler," kata pejabat departemen tersebut.

Pada bulan Juli, Kremlin memerintahkan Amerika Serikat untuk memotong staf diplomatik dan teknisnya di Rusia lebih dari separuh, menjadi 455 orang, untuk mencocokkan jumlah diplomat Rusia di Amerika Serikat, setelah Kongres AS menyetujui sanksi baru terhadap Rusia.

Baca juga:
Putin Usir 755 Diplomat AS dari Rusia


Sanksi AS tersebut diberlakukan sebagai hukuman atas laporan badan intelijen AS terkait gangguan Moskow dalam pemilihan presiden AS tahun lalu serta aneksasi atas wilayah Crimea di Ukraina.

Pada Sabtu pagi, bendera Rusia masih terlihat di atas konsulat di San Francisco. Seseorang membuka jendela di atas pintu masuk utama dan menjepit bendera Rusia kecil di sana. Sebuah kontingen kecil media berita dan orang-orang yang ingin tahu berkumpul di bawah bangunan itu.

Gambar yang diposkan di media sosial pada hari Jumat menunjukkan asap hitam mengepul dari cerobong asap konsulat pada hari terpanas dalam sejarah yang tercatat di San Francisco. Asap tersebut memicu spekulasi bahwa staf diplomatik di dalam konsulat membakar dokumen sensitif.

Maria Zakharova, juru bicara kementerian luar negeri Rusia, mengatakan bahwa kebakaran tersebut merupakan bagian dari "mothballing".

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah meminta seorang diplomat A.S. di Moskow untuk memprotes apa yang mereka sebut rencana untuk melakukan penggeledahan di kompleks misi perdagangan Rusia di Washington, satu lagi bangunan yang diperintahkan ditutup.

Gambar yang diposkan di media sosial pada hari Jumat menunjukkan asap dan api terlihat di luar gedung misi dagang di Washington.

Baca juga:
Rusia Kutuk Rencana AS Geledah Misi Perdagangan di Washington
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
9 menit yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
1 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
9 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
10 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
11 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
12 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved