Sekjen PBB Minta Militer Myanmar Menahan Diri

Sabtu, 02 September 2017 - 05:29 WIB
Sekjen PBB Minta Militer...
Sekjen PBB Minta Militer Myanmar Menahan Diri
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Gueterres, memperingatkan tentang bencana kemanusiaan yang meninggi di Myanmar barat. Ia pun mendesak pasukan keamanan untuk menahan diri setelah ratusan orang dilaporkan tewas dalam kekerasan komunal dan ribuan orang terus melarikan diri.

"Sekretaris jenderal sangat prihatin dengan laporan ekses-ekses selama operasi keamanan yang dilakukan oleh pasukan keamanan Myanmar di negara bagian Rakhine dan mendesak untuk menahan diri dan ketenangan guna menghindari bencana kemanusiaan," kata juru bicara PBB seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (2/9/2017).

Guterres mengingatkan bahwa adalah tanggung jawab pemerintah untuk memberikan keamanan dan membiarkan badan bantuan menjangkau mereka yang membutuhkan.

Kantor kepala tentara Myanmar pada hari Jumat memberi jumlah korban tewas yang diperbarui, membuat sketsa rincian pemberontakan yang meningkat dengan tajam.

"Sampai 30 Agustus, sejumlah besar teroris melakukan gelombang serangan terhadap pasukan keamanan. Dalam serangan tersebut, 370 mayat teroris ditemukan dan sembilan lainnya tertangkap hidup-hidup," sebuah pernyataan yang dimuat di Facebook mengatakan.

"Lima belas pasukan keamanan dan 14 warga sipil juga tewas dalam delapan hari pertempuran," tambahnya.

Ini adalah bab paling berdarah dalam krisis lima tahun yang telah mencabik negara bagian Rakhine. Kejadian ini pun menuai kecaman dunia internasional terhadap tentara Myanmar dan pemerintah Aung San Suu Kyi.

PBB mengatakan 38.000 orang telah mencari perlindungan di seberang perbatasan di Bangladesh. Sebanyak 20.000 Rohingya lainnya berkumpul di sepanjang perbatasan Bangladesh, dilarang memasuki negara Asia Selatan. Sementara itu puluhan orang putus asa telah tenggelam saat menyeberangi sungai Naf, sebuah sungai di perbatasan, dengan kapal darurat.
(ian)
Berita Terkait
PBB Khawatir Nasib Rohingya...
PBB Khawatir Nasib Rohingya di Myanmar Kian Terpuruk setelah Kudeta
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
18 menit yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
1 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
2 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
3 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
4 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved