AS Tutup Konsulat Rusia, Moskow Siap Berikan Reaksi Balasan

Jum'at, 01 September 2017 - 05:46 WIB
AS Tutup Konsulat Rusia,...
AS Tutup Konsulat Rusia, Moskow Siap Berikan Reaksi Balasan
A A A
MOSKOW - Moskow menyesali keputusan Washington yang menutup misi dan membatasi kegiatan diplomatik Rusia di Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dalam sebuah pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Rusia, Tillerson menelepon Lavrov secara khusus untuk menginformasikan bahwa pembatasan tambahan terhadap kegiatan misi diplomatik Rusia di AS akan diumumkan dan menggariskan konten utama mereka.

"Sebagai tanggapan, Menteri menyatakan penyesalan atas ketegangan yang meningkat dalam hubungan bilateral, yang tidak diprakarsai oleh kami, dan mengindikasikan bahwa Moskow akan mempelajari dengan hati-hati langkah-langkah baru yang diumumkan oleh AS, dan menginformasikan pihak AS mengenai reaksi kami," kata pernyataan itu seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (1/9/2017).

AS menuntut Rusia untuk menutup Konsulat Jenderalnya di San Francisco dan dua entitas diplomatik lainnya di New York City dan Washington DC pada tanggal 2 September.

Keputusan itu dibuat dengan semangat paritas yang diminta oleh Rusia, kata Departemen Luar Negeri AS.

Sebelumnya, Washington telah mengurangi stafnya di Kedutaan Besar AS di Rusia menjadi 455 orang seperti yang diinstruksikan oleh Moskow pada bulan Juli. Hal itu sebagai tanggapan terhadap pengusiran 35 diplomat Rusia pada 2016 dan sanksi terhadap Rusia yang disahkan oleh Kongres AS pada bulan Juli, kata Departemen Luar Negeri AS.

Moskow menunda penggunaan semua gudang di Moskow oleh kedutaan AS mulai dari 1 Agustus menyusul persetujuan Senat AS mengenai satu set sanksi baru terhadap Rusia, Iran dan Korea Utara (Korut).

Mengomentari keputusan Amerika Serikat, Konsul Jenderal Rusia Sergey Petrov mengatakan bahwa penutupan Konsulat Jenderal di San Francisco akan merugikan warga Rusia dan AS. Petrov menambahkan bahwa tindakan pembalasan AS terhadap diplomat Rusia mengecewakan.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
18 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
46 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved