Poster Propaganda Korut: Daratan AS Dalam Jangkauan Rudal Kami!

Jum'at, 18 Agustus 2017 - 00:23 WIB
Poster Propaganda Korut:...
Poster Propaganda Korut: Daratan AS Dalam Jangkauan Rudal Kami!
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) merilis poster propaganda dengan mengatakan bahwa daratan Amerika Serikat (AS) berada dalam jangkauan serangan Pyongyang. Poster itu juga mengutuk sanksi PBB atas uji coba rudalnya baru-baru ini.

Poster dan slogan yang penuh warna merupakan tanda terbaru ketegangan antara Washington dan Pyongyang mengenai program senjata nuklir Korut. Gambar militer dan pesan anti AS umum terjadi dalam propaganda Korut.

Salah satu poster menunjukkan rentetan rudal yang ditembakkan dari peluncur ke arah peta AS yang terbakar. Slogan bertulis biru berbunyi: "Semua daratan utama di AS berada dalam jangkauan serangan kami!" seperti dilansir dari Reuters, Jumat (18/8/2017).

Poster lain menunjukkan bendera AS yang sobek dengan label "opsi militer. Serangan pre-emptive. Resolusi sanksi." Rudal-rudal merah muncul dari bendera Korea Utara dengan kata-kata: "Jawaban kami!"

Kantor berita KCNA tidak mengatakan mengapa poster-poster itu dirilis sekarang.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan Korut pada pekan lalu bahwa pihaknya akan menghadapi "api dan kemarahan" jika mengancam AS. Ancaman ini mendorong Korut untuk mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan rencana untuk menembakkan rudal ke wilayah AS di Guam.

Trump kemudian memuji pemimpin Korut Kim Jong-un atas keputusan "bijak" setelah dia menunda keputusan menyerang Guam.

Poster lain mencela sanksi PBB dan memuji kemandirian Korut. "Tidak ada yang bisa menghentikan perjalanan kita!," pesan yang tertulis dalam poster propaganda itu.

Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat memberlakukan sanksi baru terhadap Korut pada 5 Agustus lalu. Sanksi itu dapat memangkas sepertiga dari pendapatan ekspor tahunan sebesar USD 3 miliar di Asia atas dua uji coba rudal balistik antar benua pada bulan Juli lalu.

"Apa yang khas di poster ini adalah citra Korut yang tidak kenal takut, garang tidak terganggu oleh pergerakan AS atau Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Koen de Ceuster, seorang pakar Korut di Universitas Leiden.

"Ini memperkuat citra langkah-langkah yang dilakukan Korut dalam kemampuan rudal dan bagaimana Korut tidak gentar menghadapi tantangan apapun terhadap kedaulatannya," katanya.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
24 menit yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
1 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
1 jam yang lalu
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
2 jam yang lalu
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
3 jam yang lalu
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved