AS Lanjutkan Penerbangan MV-22 Osprey ke Okinawa, Jepang Marah

Rabu, 09 Agustus 2017 - 00:16 WIB
AS Lanjutkan Penerbangan...
AS Lanjutkan Penerbangan MV-22 Osprey ke Okinawa, Jepang Marah
A A A
TOKYO - Otoritas Jepang marah dengan kenekatan Amerika Serikat (AS) untuk melanjutkan misi penerbangan MV-22 Osprey di Okinawa setelah salah satu pesawat dalam misi itu jatuh di pantai Australia. Tiga marinir Washington tewas dalam kecelakaan tiga hari lalu itu.

Pengumuman untuk melanjutkan misi itu diumumkan militer AS pada Senin malam. Penerbangan dari misi MV-22 Osprey, merupakan pesawat dukungan untuk penyerang utama bagi marinir AS.

”Tidak mungkin untuk mengatasi kemarahan sepenuhnya terkait penerbangan yang dilakukan, terlepas dari permintaan kami untuk menahan diri dari hal itu,” kata Deputi Gubernur Okinawa Moritake Tomikawa kepada komandan tertinggi militer AS di Okinawa, Letnan Jenderal Lawrence Nicholson pada hari Selasa, seperti dilansir dari NHK, Rabu (9/8/2017).

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Jepang meminta AS untuk menahan diri dari semua operasi Osprey MV-22 sampai penyebab kecelakaan tersebut ditentukan.

”Saya telah meminta agar mereka menahan diri dari semua operasi penerbangan oleh MV-22 Osprey di Jepang,” kata Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera.

Onodera menambahkan bahwa Tokyo sedang mendiskusikan keikutsertaan pesawat tersebut dalam latihan gabungan AS-Jepang yang dijadwalkan pada bulan Oktober.

Okinawa melihat sebuah insiden yang melibatkan beberapa pesawat militer AS, termasuk pesawat tilt-rotor Osprey dan jet tempur F/A-18, pada bulan Juni. Saat itu, militer menggunakan pendaratan darurat pada hari yang sama di berbagai pangkalan Okinawa yang memicu kekhawatiran di kalangan pemerintah daerah setempat.

Pemerintah daerah Okinawa pernah memprotes kehadiran pasukan militer AS di pulau tersebut. Pada bulan Desember 2016, ribuan penduduk setempat bergabung dalam demonstrasi menentang pangkalan militer Amerika di Jepang.
(mas)
Berita Terkait
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
MotoGP Jepang 2021 Batal...
MotoGP Jepang 2021 Batal Digelar, Dorna Sports Tunjuk Amerika Serikat
Jepang dan AS Bahas...
Jepang dan AS Bahas Lonjakan Kasus Covid-19 di Pangkalan Militer AS
Final Bola Basket Putri...
Final Bola Basket Putri Olimpiade Tokyo 2020; Amerika Serikat Tumbangkan Jepang
Pendaratan ke Bulan,...
Pendaratan ke Bulan, Kegagalan Jepang dan Tuduhan Teori Konspirasi Amerika Serikat
Manusia Pertama di Amerika...
Manusia Pertama di Amerika dan Jepang Ternyata Berasal dari China Utara
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
52 menit yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
2 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
5 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
7 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
7 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved