Kisah 'Sultan Seks' Bangladesh, Bercinta untuk Peras Para Wanita

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 07:54 WIB
Kisah Sultan Seks Bangladesh,...
Kisah 'Sultan Seks' Bangladesh, Bercinta untuk Peras Para Wanita
A A A
DHAKA - Aparat polisi Bangladesh menangkap dan menahan pria yang menyatakan dirinya sebagai ”Sultan of Sex” (Sultan Seks) atas tuduhan memeras puluhan wanita. Dia memeras puluhan wanita dengan video asusilanya dengan para korban selama kencan.

Pria itu bernama Fuad bin Sultan, tingggal di Ibu Kota Dhaka. Video yang jadi alat untuk memeras para korban merupakan video yang dia rekam sendiri.

Polisi menggerebek rumah Fuad bin Sultan pada hari Rabu. Dalam penggerebekan, polisi menyita laptop, tablet methamphetamine dan video porno.

Pihak unit polisi elite Bangladesh mengatakan, Fuad dalam aksinya berprofesi sebagai “lelaki pendamping” memikat para wanita secara online. Dari kontak online itulah, sang “Sultan Seks” tersebut mengajak para korbannya ke apartemennya untuk berhubungan badan.

”Dia memfilmkan momen intim tersebut dan kemudian memeras korbannya—kebanyakan wanita yang sudah menikah—dengan uang,” kata juru bicara unit polisi tersebut, Ishtiaque Ahmed kepada AFP yang dilansir Jumat (4/8/2017).

”Kami menemukan hampir 150 video korban di laptopnya,” lanjut dia.

Fuad diketahui juga berprofesi sebagai agen real estate. “(Dia) juga menjalankan layanan live streaming vulgar yang mengenakan topeng superhero di media sosial, yang menarik ribuan pemirsa, termasuk anak di bawah umur,” ujar Ahmed.

”Setelah kami menangkapnya, Sultan mengaku memiliki hubungan di luar nikah tersebut dan mengklaim dirinya sebagai Sultan yang melakukan hubungan seksual,” imbuh Ahmed.

”Dia bilang para wanita mendatanginya dengan sukarela, tahu segalanya.”

Di Bangladesh, negara dengan mayoritas penduduk Muslim konservatif, pornografi dinyatakan ilegal.

Fuad dituntut dengan undang-undang anti-pornografi yang bisa membuatnya dipenjara selama sepuluh tahun. Otoritas Bangladesh pada tahun lalu memblokir hampir 600 situs porno untuk mencegah kerusakan moral.
(mas)
Berita Terkait
Mirip di Indonesia,...
Mirip di Indonesia, Begini Suasana Mudik di Bangladesh
Bangladesh Diharapkan...
Bangladesh Diharapkan Menjalani Transisi ke Pemerintahan Baru dengan Damai
Depot Kontainer Meledak,...
Depot Kontainer Meledak, Lima Tewas dan Ratusan Terluka
Jenderal Waker-Uz-Zaman,...
Jenderal Waker-Uz-Zaman, Panglima Militer yang Enggan Berkuasa
Timnas Indonesia Ditahan...
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Bangladesh
Demam Berdarah Telan...
Demam Berdarah Telan Ratusan Jiwa di Bangladesh, Rumah Sakit Kehabisan Tempat
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
2 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
2 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
3 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
3 jam yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
4 jam yang lalu
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved