Tegang, Yordania Didesak Usir Dubes Israel

Sabtu, 29 Juli 2017 - 07:41 WIB
Tegang, Yordania Didesak...
Tegang, Yordania Didesak Usir Dubes Israel
A A A
AMMAN - Seperempat dari total 195 anggota parlemen Yordania menandatangani sebuah petisi berisi desakan kepada pemerintah agar mengusir duta besar (dubes) Israel. Sementara itu, ratusan demonstran di Amman menyerukan agar perjanjian damai antara Yordania dan Israel dibatalkan.

Ketegangan ini dipicu tindakan petugas keamanan Israel yang menembak mati remaja Yordania di depan kedutaan Israel di Amman dalam demonstrasi pada 23 Juli 2017. Remaja bernama Mohammad Jawawdah itu dituding membawa obeng sebagai senjata saat demo rusuh di depan kompleks kedutaan.

Demo itu sebagai dukungan terhadap warga Palestina yang memprotes penutupan Masjid Al-Aqsa oleh polisi Israel beberapa hari yang lalu.

Sebanyak 56 anggota parlemen Yordania pada hari Jumat (28/7/2017) meneken petisi desakan untuk mengusir Dubes Israel Einat Schlein dari Amman. Para politisi itu juga meminta agar Dubes Yordania untuk Israel Walid Obeidat ditarik pulang.

Ketegangan diplomatik itu akan dibahas parlemen pada hari Minggu besok. Para politisi negara Arab itu juga mendukung penghentian hubungan diplomatik dengan Israel.

Pada hari yang sama, sekitar 200 orang berdemonstrasi di Amman dengan memekikkan yel-yel “Matilah Israel”. Mereka kesal karena tidak dapat protes di depan kompleks kedutaan Israel yang dilindungi oleh aparat keamanan Yordania.

Pada Senin malam lalu, seluruh misi diplomatik Israel untuk Yordania kembali ke Israel dengan pengawalan. Mereka diterima oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Raja Abdullah dari Yordania marah dengan pemandangan yang dia anggap sebagai sambutan untuk pahlawan. Raja Abdullah menyebut pemimpin Israel "provokatif". ”Sikap Israel ini membuat kita marah,” kata Raja Abdullah.

Israel telah meminta agar Duta Besar Schlein kembali ke Yordania dan melanjutkan tugasnya. Namun, namun pemerintah Yordania menolak untuk menerima dia sampai Israel memberi jaminan bahwa petugas keamanan Israel yang membunuh remaja Yordania diadili.

Kantor Kementerian Luar Negeri Yordania telah menyerahkan berkas penyelidikan mereka ke Israel. Israel, seperti dilaporkan Jerusalem Post, Sabtu (29/7/2017), mulai menyelidiki kasus itu.
(mas)
Berita Terkait
Yordania Peringatkan...
Yordania Peringatkan Israel Soal Rencana Aneksasi Wilayah Palestina
Mantan Menteri Yordania:...
Mantan Menteri Yordania: Lindungi Napi Palestina Pembobol Penjara Israel
Bahas Pencaplokan Tepi...
Bahas Pencaplokan Tepi Barat, Bos Mossad Temui Raja Yordania
Raja Yordania: Stabilitas...
Raja Yordania: Stabilitas Regional Dipertaruhkan oleh Aneksasi Israel
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Netanyahu Akan Caplok Tepi Barat
Yordania: Penyelesaian...
Yordania: Penyelesaian Konflik Israel-Palestina Bergantung pada Solusi Dua Negara
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
2 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
6 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
7 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
7 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
9 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
10 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved