Informasi Intelijen Kerap Bocor, Direktur CIA Salahkan Media

Kamis, 27 Juli 2017 - 13:54 WIB
Informasi Intelijen...
Informasi Intelijen Kerap Bocor, Direktur CIA Salahkan Media
A A A
WASHINGTON - Permintaan yang tak terpuaskan untuk informasi oleh media membuat komunitas intelijen Amerika Serikat (AS) secara anonim mengungkapkan rahasia pemerintah. Hal itu diungkapkan Direktur CIA, Mike Pompeo, setelah Presiden Donald Trump mengecam badan intelijen karena kebocoran terus menerus.

"Permintaan keterbukaan media yang tak terpuaskan menimbulkan risiko besar bagi Amerika Serikat," kata Pompeo.

"Saya yakin bahwa pemerintahan ini akan melakukan yang terbaik, begitu rahasia keluar, untuk mengidentifikasi mereka yang melakukannya," Pompeo menambahkan seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (27/7/2017).

Pekan lalu, Pompeo mengecam The New York Times karena telah membocorkan nama petugas yang menyamar dan bertanggung jawab atas operasi agen intelijen di Iran.

"Itu penting bagiku secara pribadi. Kami memiliki petugas CIA yang akan terbunuh akibat kebocoran ini," tegas Pompeo.

Kebocoran dari komunitas intelijen telah mengganggu Trump sejak dia menjabat. Mereka termasuk informasi tentang percakapannya dengan para pemimpin dunia, serta upaya kontraterorisme.

Media AS semakin mengandalkan sumber intelijen anonim untuk pelaporan mereka. Dan banyak kebocoran digunakan untuk menyerang Presiden Trump.

Setelah percakapan Trump dengan menteri luar negeri Rusia, Sergey Lavrov, pada bulan Mei, sumber intelijen membocorkan kepada pers bahwa Trump membahas ancaman teroris terhadap penerbangan sipil dengan diplomat tersebut.

Setelah serangan teroris di Manchester, Inggris, sumber-sumber intelijen AS membocorkan nama teroris dan gambar-gambar berdarah dari lokasi serangan tersebut tanpa persetujuan pihak berwenang Inggris. Negara tersebut sementara berhenti berbagi intelijen dengan AS sebagai akibat dari insiden tersebut.

"Saya ingin jaksa agung lebih tegas terhadap kebocoran dari dinas intelijen, di mana kebocoran seperti itu tidak pernah seperti sebelumnya pada tingkatan yang sangat penting," kata Trump.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
36 menit yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
1 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
1 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
1 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
2 jam yang lalu
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
3 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved