Punya 25 Istri dan 146 Anak, Pemimpin Sekte Mormon Diadili

Rabu, 26 Juli 2017 - 04:09 WIB
Punya 25 Istri dan 146...
Punya 25 Istri dan 146 Anak, Pemimpin Sekte Mormon Diadili
A A A
BOUNTIFUL - Dua pemimpin sekte Mormon di Kanada didakwa bersalah dalam sidang di Mahkamah Agung atas praktik poligami yang mereka jalankan. Salah satu dari mereka, mempunyai 25 istri dan 146 anak.

Sidang kasus poligami itu dianggap penting dalam penegakan hukum di Kanada. Sekte Mormon adalah kelompok yang menamakan diri pengikut “Gereja Fundamentalis Yesus Kristus dari Orang Suci Zaman Akhir”.

Dua terdakwa, Winston Blackmore, 60, dan James Oler, 53 tahun, didakwa di Mahkamah Agung British Columbia, Kanada, pada hari Senin waktu setempat.

Kasus ini telah diperdebatkan selama puluhan tahun. Blackmore dinyatakan bersalah karena memiliki 25 istri. Sedangkan Oler dinyatakan bersalah karena menikah dengan lima wanita pada saat bersamaan.

Kasus ini bermula dari penyelidikan polisi atas dugaan praktik poligami di sebuah komunitas keagamaan yang terisolasi di Bountiful, British Columbia, pada awal 1990-an. Namun, penuntutan untuk kasus ini terhalang oleh kurangnya kejelasan seputar undang-undang poligami Kanada.

Putusan Mahkamah Agung tahun 2011 yang menetapkan undang-undang yang melarang poligami. Larangan itu dinyatakan sah dan tidak melanggar kebebasan beragama yang dijamin konstitusi. Sebaliknya, UU itu membuka jalan penuntutan terhadap orang-orang yang menjalankan poligami.

Blackmore, yang memiliki 146 anak dari perkawinannya dengan 25 istri mengaku bersalah. ”Saya bersalah karena menjalankan agama saya dan hanya itu yang saya katakan hari ini karena saya tidak pernah menyangkal hal itu,” katanya, seperti dikutip dari CBC News, semalam (25/7/2017).

“Saya tidak pernah menyangkal iman saya, inilah yang kami harapkan,” lanjut Blackmore.

Sebelum dakwaan dibacakan, pengacara Blackmore menyatakan niatnya untuk menantang konstitusionalitas undang-undang poligami Kanada jika kliennya dinyatakan bersalah.

Di bawah hukum Kanada, hukuman maksimum yang akan dihadapi masing-masing pria itu adalah lima tahun penjara. Hukuman akan dijatuhkan pada sidang berikutnya.
(mas)
Berita Terkait
Pembunuhan Warga India...
Pembunuhan Warga India di Kanada Memicu Hubungan India-Kanada Memburuk
Kebakaran Hutan Kanada...
Kebakaran Hutan Kanada Meluas, Rumah dan Mobil Hangus Terbakar
Tersandung Skandal dan...
Tersandung Skandal dan Berselisih dengan Trudeau, Menkeu Kanada Resign
Bawa Senapan M-14, Seorang...
Bawa Senapan M-14, Seorang Pria Serang Rumah PM Kanada
Dubes Indonesia dan...
Dubes Indonesia dan Kanada Siap Majukan Kerja Sama Bilateral
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Perkasa, Argentina Kalahkan Kanada 2-0
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
8 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
39 menit yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
1 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved