Iran Umumkan Produksi Rudal Baru

Minggu, 23 Juli 2017 - 05:07 WIB
Iran Umumkan Produksi...
Iran Umumkan Produksi Rudal Baru
A A A
TEHERAN - Media pemerintah Iran mengumumkan peluncuran sebuah lini produksi rudal baru pada akhir pekan ini. Pengumuman ini dilakukan ditengah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Teheran.

"Rudal Sayyad 3 bisa mencapai ketinggian 27 km (16 mil) dan menempuh perjalanan sejauh 120 km (74 mil)," kata Menteri Pertahanan Iran, Hossein Dehghan, dalam sebuah upacara seperti dikutip dari Reuters, Minggu (23/7/2017).

"Rudal tersebut dapat menargetkan pesawat tempur, kendaraan udara tak berawak, rudal jelajah dan helikopter," imbuh Dehghan.

Dalam kesempatan itu Deghan menyinggung soal kesepakatan militer Amerika Serikat (AS) dengan Arab Saudi senilai USD110 miliar. Menurutnya kesepakatan yang diumumkan saat kunjungan Trump ke Riyadh dimaksudkan sebagai ancaman bagi Iran.

"Kami baru-baru ini menyaksikan sebuah pembelian besar-besaran yang dibayar beberapa negara di wilayah tersebut sebagai uang tebusan ke Amerika dan mereka berniat membawa senjata ke wilayah tersebut, dan pembelian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengancam Islam Iran," kata Dehghan.

Pekan lalu, AS menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran. Sanksi itu dijatuhkan untuk program rudal balistik dan "kegiatan jahat" Teheran di Timur Tengah yang mengurangi kontribusi positif dari kesepakatan nuklir Iran 2015.

Langkah tersebut memberi isyarat bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump berusaha memberi tekanan lebih besar pada Iran sambil mempertahankan kesepakatan antara Teheran dan enam kekuatan dunia untuk mengekang program nuklirnya dengan imbalan mengangkat sanksi minyak dan keuangan internasional.

Pemerintah AS mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 18 entitas dan individu yang mendukung apa yang dikatakannya sebagai "pelaku gelap Iran atau aktivitas kriminal transnasional".
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
48 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved