Pengamat: Israel Dukung Teroris dengan Tolak Gencatan Senjata Suriah

Senin, 17 Juli 2017 - 21:28 WIB
Pengamat: Israel Dukung...
Pengamat: Israel Dukung Teroris dengan Tolak Gencatan Senjata Suriah
A A A
MOSKOW - Boris Dolgov, pengamat dari Pusat Studi Arab untuk Studi Arab dan Islam Timur Tengah, menuturkan, keputusan Israel untuk menolak gencatan senjata Suriah sama dengan deklarasi dukungan terhadap kelompok teroris. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memang telah menegaskan menolak gencatan senjata baru di Suriah, yang baru disepakati Amerika Serikat (AS) dan Rusia.
Dolgov mengungkapkan pandangan bahwa reaksi Israel terhadap kesepakatan Rusia-AS sejatinya tidak mengejutkan. Ini dikarenakan Tel Aviv mendukung kelompok militan, yang dianggap Rusia dan AS anggap sebagai teroris.
"Israel lebih dan lebih 'terlibat' dalam konflik Suriah. Keterlibatan ini terdiri dari dukungan Israel untuk kelompok bersenjata yang berperang melawan pemerintah Bashar al-Assad di Dataran Tinggi Golan," kata Dolgov, seperti dilansir Sputnik pada Senin (17/7).
"Israel secara resmi mengakui, militan dari kelompok ini menerima perawatan medis di rumah sakit Israel. Mereka menjelaskan hal ini melalui fakta militan ini berperang melawan Hizbullah, yang dianggap Israel sebagai kelompok teroris," sambungnya.
Hizbullah, kata Dolgov, telah aktif dalam melawan kelompok-kelompok teroris, termasuk al-Nusra di Suriah selatan. Dia menyebut, salah satu alasan Israel menolak gencatan senjata itu, karena Tel Aviv tidak lagi bisa menyerang Hizbullah atau kelompok lain yang di dukung Iran di Suriah.
"Israel, tampaknya tidak setuju dengan fakta sebagai hasil kesepakatan gencatan senjata, tindakan militan terhadap Hizbullah akan dihentikan. Ini menunjukkan bahwa Israel, sayangnya telah memihak kelompok-kelompok ini," ungkapnya.
"Itu berarti Israel, yang secara aktif ikut campur dalam konflik Suriah, telah mengambil bagian dari kelompok-kelompok yang AS dan Rusia anggap sebagai organisasi teroris," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
2 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
2 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
3 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
11 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
13 jam yang lalu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved