50 Bayi Palestina Lahir Berkat Sperma Selundupan dari Penjara Israel

Senin, 17 Juli 2017 - 16:05 WIB
50 Bayi Palestina Lahir...
50 Bayi Palestina Lahir Berkat Sperma Selundupan dari Penjara Israel
A A A
YERUSALEM - Meski tinggal di penjara Israel, para pria Palestina bisa memiliki bayi berkat sperma yang diselundupkan untuk istri-istri mereka. Hingga saat ini sudah 50 bayi Palestina terlahir berkat sperma yang diselundupkan dari penjara Israel.

Data itu diungkap Pusat Studi Tahanan Palestina. ”23 tahanan telah berusaha untuk bereproduksi melalui penyelundupan sperma pada awal tahun 2015, dan mereka memiliki 30 anak,” kata juru bicara pusat tersebut, Riyad Al-Ashqar.

“Jumlah ini meningkat pada awal 2016 menjadi 28 tahanan yang memiliki 38 anak. Jumlah tersebut meningkat (lagi) hingga mencapai 39 tahanan yang memiliki 50 anak,” lanjut Al Ashqar, yang dikutip dari International Middle East Media Center (IMEMC), Senin (17/7/2017).

Usaha pertama untuk menyelundupkan sperma dilakukan oleh narapidana bernama Ammar Al-Zein. Dari metode ini, istrinya melahirkan anak sulungnya pada 13 Agustus 2012.

Tahanan Iyad Mahlous, dari Yerusalem, yang dipenjara di sel tahanan Israel juga melakukan hal serupa. Dia bahkan dianugerahi bayi kembar tiga berkat sperma selundupan.

Menurut Al-Ashqar, otoritas pendudukan Israel telah berulang kali mencoba mencegah penyelundupan sperma oleh para tahanan asal Palestina. Beberapa pencegahan itu salah satunya memberikan sanksi terhadap narapidana.

“Ini mencerminkan kemenangan moral bagi para tahanan dan menunjukkan kemauan serta harapan kuat mereka, yang tidak akan pernah pudar atau hilang,” ujar Al-Ashqar.

”Mereka telah mengatasi semua dinding, perbatasan dan kawat berduri, terlepas dari kekerasan penjaga penjara, keadaan sulit dan tahun-tahun yang telah berlalu tanpa kebebasan,” imbuh dia.

Tahanan Palestina terbaru yang menjadi ayah bayi hasil sperma selundupan adalah Ahmad Shaheen. Pria yang ditahan di penjara Gilboa Israel sejak tahun 2001 itu menjadi ayah bayi laki-laki yang lahir beberapa hari lalu.

Berita bahagia itu disampaikan Kepala Komite Komisi Urusan Tahanan Palestina Amjad Abu Assab. Bayi Shaheen yang diberi nama Ali dinobatkan sebagai “duta kebebasan”.

Keluarga Shaheen mengungkapkan kebahagiaan mereka dengan kelahiran Ali. Shaheen dijatuhi hukuman 22 tahun penjara, yang mana dia telah menjalani hukuman selama 16 tahun.

Shaheen ditangkap pada 22 Juli 2001, meninggalkan istrinya yang sedang hamil sendirian. Sang istri kemudian melahirkan anak yang diberi nama Omar pada tanggal 25 Desember 2001, lima bulan setelah Shaheen ditahan.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
34 menit yang lalu
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
1 jam yang lalu
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
1 jam yang lalu
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
2 jam yang lalu
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved