Tersinggung, Eks Legislator Suriah Berkelahi dengan Ulama Lebanon

Kamis, 13 Juli 2017 - 10:40 WIB
Tersinggung, Eks Legislator...
Tersinggung, Eks Legislator Suriah Berkelahi dengan Ulama Lebanon
A A A
BEIRUT - Sebuah perkelahian terjadi antara seorang ulama Lebanon dan mantan anggota parlemen Suriah di sebuah acara talk show di televisi. Perkelahian di picu setelah sang ulama menolak untuk memberikan ucapa duka cita kepada mantan legislator karena sepupunya dieksekusi oleh ISIS.

Kedua pria tersebut adalah tamu di acara Bel Moubashar, sebuah talk show politik Lebanon yang mengudara di stasiun televisi OTV. Tayangan, yang berbahasa Arab, diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh Middle East Media Research Institute.

Dikutip dari Sputniknews, Kamis (13/7/2017), pada awal segmen program bersifat biasa. Pembawa acara program, Rawad Daher, memperkenalkan dua tamunya: mantan anggota parlemen Suriah Ahmad Shalash, pendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan ulama Islam Sunni Bilal Duqmaq, seorang kritikus Assad.

Daher menyampaikan belasungkawa kepada Shalash, karena sepupunya telah dipenggal oleh ISIS beberapa hari sebelum acara tersebut ditayangkan setelah dituduh berkolaborasi dengan Assad. Pembawa acara kemudian bertanya kepada Duqmaq apakah dia juga akan menyampaikan duka cita.

"Saya menyampaikan belasungkawa saya kepada orang-orang Suriah untuk mereka yang terbunuh," jawab Duqmaq.

Mendengar jawaban dari Duqmaq, Shalash merasa tersinggung dan memintanya untuk memberikan penjelasan. "Saudaraku, dia mengajukan pertanyaan langsung: Apakah Anda menyampaikan belasungkawa kepada saya atau tidak?"

Duqmaq menjawab: "Itu bukan urusanmu."

Shalash lalu dengan keras bertanya-tanya: "Bagaimana bisa bukan urusan saya ?!"

Kedua pria itu mulai berdebat. Duqmaq berseru agar Shalash tutup mulut, yang Shalash jawab "apa pedulimu, kamu bajingan!"

Shalash berdiri dari kursinya dan mengejar Duqmaq, yang meraih segelas air dan melemparkannya ke wajah Shalash. Kedua pria itu saling mencengkeram dan mulai melakukan perkelahian, membanting ke layar TV di belakang mereka, sampai Daher meraih Duqmaq dan beberapa karyawan lainnya memegangi Shalash.

Duqmaq kemudian meraih gelas kedua dan mengarahkannya ke Shalash, tapi kali ini hanya berhasil membasahi Daher.

Shalash, yang menderita luka ringan, melanjutkan wawancara, sementara Duqmaq menyingkir jauh dari studio. "Duqmaq bukanlah syekh sejati, dia adalah orang bodoh yang tidak datang untuk berbicara tentang politik, seharusnya tidak di televisi," Shalash mengatakan kepada Daher

Shalash juga menuduh Duqmaq memperkosa seorang wanita dan menimbun senjata di rumahnya, tuduhan yang sebelumnya diajukan terhadap Duqmaq.

Belakangan hari itu, Duqmaq mengunggah video ke YouTube yang telah dihapus. Menurut Stepfeed, Duqmaq menyebut Shalash sebagai "preman" dan berterima kasih kepada ISIS karena telah mengeksekusi sepupunya. Dia menambahkan bahwa dia berharap warga Suriah kembali ke negara mereka, karena lebih dari 150 ribu pengungsi Suriah telah melarikan diri ke Lebanon sejak awal perang sipil di tahun 2011.

Duqmaq mengakhiri bantahannya dengan memanggil Shalash dan Assad "sampah."

(ian)
Berita Terkait
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
3 Alasan Israel Akan...
3 Alasan Israel Akan Menjadikan Suriah seperti Lebanon
Israel Lancarkan Serangan...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Suriah Melalui Wilayah Udara Lebanon
Banyak Warga Suriah...
Banyak Warga Suriah Justru Merayakan Kematian Hassan Nasrallah, Apa Pemicunya?
Israel Perkuat Dataran...
Israel Perkuat Dataran Tinggi Golan, Satu Perlintasan Perbatasan Lebanon-Suriah Tetap Dibuka
Mayat Imigran yang Tenggelam...
Mayat Imigran yang Tenggelam di Lepas Pantai Suriah Dikembalikan ke Libanon
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
7 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
8 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
8 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
10 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
11 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
12 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved