Kepala Digerogoti Beruang saat Tidur, Pria AS Terbangun karena Suara Gigi
Senin, 10 Juli 2017 - 16:10 WIB
Kepala Digerogoti Beruang saat Tidur, Pria AS Terbangun karena Suara Gigi
A
A
A
COLORADO - Kepala seorang remaja pria di Colorado, Amerika Serikat (AS) digerogoti beruang hitam saat dia sedang tidur di tenda. Korban terbangun karena suara berisik gigi beruang tersebut.
Remaja yang diidentifikasi dengan nama pendek Dylan, 19, tersebut sempat diseret beruang hitam hingga 10 kaki atau sekitar 3 meter dari tenda tidurnya sebelum dia melawan untuk meloloskan diri.
Dylan merupakan staf di sebuah peternakan di Colorado. Insiden itu terjadi pada hari Minggu di Glacier View Ranch dekat Kota Ward, 48 mil barat laut Denver.
”Awalnya saya pikir itu mimpi, saya baru menyadarinya,” kata Dylan. Suara berisik yang membangunkannya adalah suara gigi beruang yang menggigit tengkoraknya.
Juru bicara Taman Margasatwa Colorado, Jennifer Churchill, mengatakan kepada Associated Press bahwa remaja tersebut menekan dan memukul beruang hitam, sementara beberapa staf lainnya yang tidur di dekatnya berteriak dan ikut menepuk-nepuk binatang liar tersebut.
Upaya Dylan dan rekan-rekannya berhasil membuat satwa ganas itu pergi. ”Saya meraih tangkai di dekat telinga beruang, saya menemukan matanya dan saya menusuknya. (Satwa) ini melepaskan saya dan saya bisa lolos,” ujar Dylan, yang dilansir Senin (10/7/2017).
Beruang hitam itu pergi meninggalkan Dylan yang mengalami luka gigitan di kepalanya. Korban membutuhkan sembilan jahitan untuk menutup lukanya.
Dylan dan rekan-rekannya sudah terbiasa berkemah di kawasan itu. Dia merupakan bagian dari Rocky Mountain Conference of Seventh Day Adventists yang mengajarkan orang-orang bertahan hidup di padang gurun.
Dia mengatakan kepada Fox 31 bahwa kemampuan bertahan hidup telah menyelamatkan nyawanya.
Beruang hitam biasanya tidak agresif namun telah menyerang beberapa orang di wilayah itu dalam beberapa pekan terakhir. Pada bulan lalu, beruang hitam juga telah membunuh dua orang di Alaska dalam serangan terpisah.
Remaja yang diidentifikasi dengan nama pendek Dylan, 19, tersebut sempat diseret beruang hitam hingga 10 kaki atau sekitar 3 meter dari tenda tidurnya sebelum dia melawan untuk meloloskan diri.
Dylan merupakan staf di sebuah peternakan di Colorado. Insiden itu terjadi pada hari Minggu di Glacier View Ranch dekat Kota Ward, 48 mil barat laut Denver.
”Awalnya saya pikir itu mimpi, saya baru menyadarinya,” kata Dylan. Suara berisik yang membangunkannya adalah suara gigi beruang yang menggigit tengkoraknya.
Juru bicara Taman Margasatwa Colorado, Jennifer Churchill, mengatakan kepada Associated Press bahwa remaja tersebut menekan dan memukul beruang hitam, sementara beberapa staf lainnya yang tidur di dekatnya berteriak dan ikut menepuk-nepuk binatang liar tersebut.
Upaya Dylan dan rekan-rekannya berhasil membuat satwa ganas itu pergi. ”Saya meraih tangkai di dekat telinga beruang, saya menemukan matanya dan saya menusuknya. (Satwa) ini melepaskan saya dan saya bisa lolos,” ujar Dylan, yang dilansir Senin (10/7/2017).
Beruang hitam itu pergi meninggalkan Dylan yang mengalami luka gigitan di kepalanya. Korban membutuhkan sembilan jahitan untuk menutup lukanya.
Dylan dan rekan-rekannya sudah terbiasa berkemah di kawasan itu. Dia merupakan bagian dari Rocky Mountain Conference of Seventh Day Adventists yang mengajarkan orang-orang bertahan hidup di padang gurun.
Dia mengatakan kepada Fox 31 bahwa kemampuan bertahan hidup telah menyelamatkan nyawanya.
Beruang hitam biasanya tidak agresif namun telah menyerang beberapa orang di wilayah itu dalam beberapa pekan terakhir. Pada bulan lalu, beruang hitam juga telah membunuh dua orang di Alaska dalam serangan terpisah.
(mas)