Dubes Saudi Sebut Pangkalan Militer Turki di Qatar Memperumit Situasi

Sabtu, 01 Juli 2017 - 14:10 WIB
Dubes Saudi Sebut Pangkalan...
Dubes Saudi Sebut Pangkalan Militer Turki di Qatar Memperumit Situasi
A A A
ANKARA - Duta Besar (dubes) Arab Saudi untuk Turki Walid Al-Khuraiji mengatakan bahwa pangkalan militer Turki di Qatar memperumit. Dia menyampaikan harapan Riyadh agar Ankara bersikap netral dalam krisis Qatar.

”Setiap kekuatan regional salah jika mereka berpikir bahwa intervensi mereka akan menyelesaikan masalah ini, dan kami mengharapkan kekuatan ini untuk menghormati tatanan regional yang ada untuk menyelesaikan masalah darurat,” kata Al-Khuraiji dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Turki, Daily Sabah.

”Kami berharap Ankara akan tetap tidak memihak demi menjaga hubungan baik dengan semua negara Teluk,” ujarnya. ”Ketika Ankara berpihak pada Doha, dia kehilangan netralitasnya.”

”Membawa tentara asing dari negara-negara regional, dan (kendaraan) lapis baja, adalah eskalasi militer, Qatar akan menanggung konsekuensinya,” lanjut dia.

“Arab Saudi tidak memiliki keraguan tentang motif Turki dan kekhawatiran Ankara akan keamanan dan stabilitas kawasan ini,” imbuh dia.

Diplomat Riyadh ini menambahkan bahwa keterlibatan militer regional tidak akan menyelesaikan masalah, namun justru akan menambah kompleksitasnya.

Dia juga membenarkan bahwa Kerajaan Arab Saudi menolak tawaran Presiden Tayyip Erdogan yang ingin membangun pangkalan militer Ankara di Riyadh.

”Arab Saudi tidak bisa membiarkan Turki membangun pangkalan militer di negara ini. Ankara tahu betul bahwa kerajaan tidak memerlukannya dan bahwa angkatan bersenjata Saudi dan kemampuan militer mereka berada pada tingkat yang terbaik,” papar Al-Khuraiji, yang dikutip Sabtu (1/7/2017).

Pasukan Saudi, sambung dia, baik di dalam maupun di luar negeri termasuk yang bergabung dengan Pangkalan Udara Incirlik di Turki untuk memerangi terorisme dan melindungi keamanan kawasan merupakan pasukan terbaik.

Sehubungan dengan daftar tuntutan yang dikeluarkan oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir terhadap Qatar sejak pekan lalu, dia hanya berpesan kepada Doha untuk berhenti mendukung terorisme.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan Konfirmasi Telah...
Erdogan Konfirmasi Telah Kerahkan Tentara Turki ke Qatar
Eks PM Qatar Desak 4...
Eks PM Qatar Desak 4 Negara Segera Bentuk Blok Pertahanan Strategis, Apa Alasannya?
10 Negara yang Mengirim...
10 Negara yang Mengirim Dana ke Palestina Melalui UNRWA
Gara-gara Erdogan, Pejabat...
Gara-gara Erdogan, Pejabat Saudi Serukan Boikot Semua yang Ada di Turki
Sengketa Wilayah, Saudi:...
Sengketa Wilayah, Saudi: Keputusan Pengadilan Tak Terkait Keluhan Qatar
Alasan Politik, Arab...
Alasan Politik, Arab Saudi Tutup Sekolah Bahasa Turki
Berita Terkini
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
19 menit yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
1 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
2 jam yang lalu
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
3 jam yang lalu
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 jam yang lalu
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
6 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved