Saudi: Tuntutan pada Qatar Tidak Dapat Dinegosiasikan

Rabu, 28 Juni 2017 - 17:31 WIB
Saudi: Tuntutan pada...
Saudi: Tuntutan pada Qatar Tidak Dapat Dinegosiasikan
A A A
RIYADH - Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Jubeir menegaskan, tuntutan yang mereka sampaikan kepada Qatar adalah sesuatu yang tidak bisa dinegosiasikan. Qatar hanya memiliki dua pilihan, menerima atau menolaknya.
"Permintaan kami pada Qatar tidak bisa dinegosiasikan. Sekarang, semuanya tergantung pada Qatar untuk mengakhiri dukungannya terhadap ekstremisme dan terorisme," kata Jubeir melalui akun Twitternya, seperti dilansir Albawaba pada Rabu (28/6).
Pemerintah Qatar sendiri telah memilih membangkang atau menolak untuk menuruti 13 tuntutan yang diajukan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir, sebagai syarat pencabutan blokade. Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyatakan, tuduhan untuk menuntut Qatar itu tanpa bukti.
”Apa yang telah dipresentasikan oleh negara-negara pemblokade hanyalah klaim yang tidak dinyatakan dengan bukti dan bukan tuntutan. Negosiasi membutuhkan kemauan nyata dari pihak lain dan bukti untuk mendukung tuntutannya. Tuntutan harus realistis dan dapat dilaksanakan. Ada lagi yang ditolak. Kami setuju dengan Washington, bahwa tuntutannya harus rasional,” kata Thani.
Saudi cs mengajukan setidaknya 13 tuntutan sebagai syarat pencabutan blokade, dan perbaikan hubungan. Beberapa tuntutan itu antara lain, Qatar harus memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menutup pangkalan militer Turki di Doha, berhenti mendanai tokoh dan organisasi yang dinyatakan sebagai teroris.
Doha diberi waktu sepuluh hari untuk memenuhi 13 tuntutan yang disampaikan Kuwait sebagai mediator pada 23 Juni 2017 lalu. Empat negara Arab tak menyebutkan konsekuensi yang diterima Qatar jika membangkang dari tuntutan mereka.
(esn)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
22 menit yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
5 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
6 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
6 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
8 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved