Nihil Bukti, Qatar Membangkang terhadap 13 Tuntutan Saudi Cs

Rabu, 28 Juni 2017 - 09:34 WIB
Nihil Bukti, Qatar Membangkang...
Nihil Bukti, Qatar Membangkang terhadap 13 Tuntutan Saudi Cs
A A A
DOHA - Pemerintah Qatar memilih membangkang atau menolak untuk menuruti 13 tuntutan yang diajukan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir, sebagai syarat pencabutan blokade. Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyatakan tuduhan untuk menuntut Qatar itu tanpa bukti.

Empat negara Arab itu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada 5 Juni 2017 atas tuduhan Doha mendukung terorisme. Keempat negara itu kemudian memblokade Qatar dan mengajukan 13 tuntutan sebagai syarat pencabutan blokade.

Beberapa tuntutan itu antara lain, Qatar harus memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menutup pangkalan militer Turki di Doha, berhenti mendanai tokoh dan organisasi yang dinyatakan sebagai teroris, menutup media Al Jazeera, membayar kompensasi dan berbagai tuntutan lain.

Doha diberi waktu sepuluh hari untuk memenuhi 13 tuntutan yang disampaikan Kuwait sebagai mediator pada 23 Juni 2017 lalu. Empat negara Arab tak menyebutkan konsekuensi yang diterima Qatar jika membangkang dari tuntutan mereka.

Menlu al-Thani mengatakan, Qatar dan Amerika Serikat (AS) setuju bahwa mereka harus mendorong solusi ”rasional” untuk jalan keluar dari krisis Teluk ini.

Komentar Menlu Qatar ini disampaikan hari Selasa waktu Washington atau hari ini (28/6/2017) setelah bertemu Menlu AS Rex Tillerson. Komentar itu juga sebagai respons atas pernyataan Menlu Saudi Adel al-Jubeir bahwa tidak akan ada negosiasi soal tuntutan tersebut dan Qatar harus berhenti mendukung terorisme.

”Apa yang telah dipresentasikan oleh negara-negara pemblokade hanyalah klaim yang tidak dinyatakan dengan bukti dan bukan tuntutan,” kata al-Thani.

”Negosiasi membutuhkan kemauan nyata dari pihak lain dan bukti untuk mendukung tuntutannya,” lanjut diplomat top Qatar ini, yang dilansir Al Jazeera.

“Tuntutan harus realistis dan dapat dilaksanakan. Ada lagi yang ditolak. Kami setuju dengan Washington bahwa tuntutannya harus rasional,” imbuh al-Thani.

AS juga mendesak solusi diplomatik untuk krisis Teluk. Washington minta daftar tuntutan empat negara Arab itu masuk akal dan dapat ditindaklanjuti.
(mas)
Berita Terkait
Sengketa Wilayah, Saudi:...
Sengketa Wilayah, Saudi: Keputusan Pengadilan Tak Terkait Keluhan Qatar
Ingin Jadi Sekutu Sejati...
Ingin Jadi Sekutu Sejati AS, Arab Saudi Ingin Pakta Pertahanan seperti Qatar
GCC Sambut Kesepakatan...
GCC Sambut Kesepakatan Arab Saudi dan Qatar Buka Lagi Perbatasan
Begini Ekspresi Kekalahan...
Begini Ekspresi Kekalahan Lionel Messi Dkk Usai Dipermalukan Arab Saudi di Laga Perdana
Negara-negara Arab Tegaskan...
Negara-negara Arab Tegaskan Dukungan pada Raja Yordania
Hadiri Pembukaan Piala...
Hadiri Pembukaan Piala Dunia, Pangeran Mohammed bin Salman Berterima Kasih pada Emir Qatar
Berita Terkini
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
39 menit yang lalu
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
1 jam yang lalu
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
5 jam yang lalu
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
6 jam yang lalu
3 Alasan AL IRGC Mengendalikan...
3 Alasan AL IRGC Mengendalikan Lalu Lintas Selat Hormuz dengan Wewenang Penuh
7 jam yang lalu
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?
8 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved