Komite HAM Qatar: Blokade Saudi Cs Lebih Buruk dari Tembok Berlin

Sabtu, 17 Juni 2017 - 04:15 WIB
Komite HAM Qatar: Blokade...
Komite HAM Qatar: Blokade Saudi Cs Lebih Buruk dari Tembok Berlin
A A A
JENEWA - Kepala Komite Hak Asasi Manusia Nasional (NHRC) Qatar Ali bin Samikh al-Marri mengatakan, blokade Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya terhadap Doha lebih buruk dari tragedi Tembok Berlin. Blokade itu dianggap berdampak pada ribuan orang.

Marri mendesak PBB menyelidiki dampak buruk dari blokade terhadap Qatar. Blokade dilakukan Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir setelah negara-negara Arab itu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas tuduhan Doha mendukung teroris.

”Ini hukuman kolektif dan blokade akan mempengaruhi ribuan orang,” kata Marri saat berbicara di Jenewa, Swiss, hari Jumat.

Menurutnya, keputusan Saudi cs yang menutup rute transportasi dengan Qatar lebih buruk daripada tragedi Tembok Berlin yang pernah memisahkan Jerman Barat dan Timur setelah Perang Dunia II.

Dia meminta negara-negara Arab mencabut blokadenya. Dewan HAM PBB, ujar Marri, harus mengutuk blokade tersebut, mendesak sebuah komisi pencari fakta PBB dikirim ke Qatar untuk melihat dampak negatifnya.

Marri mengatakan, tindakan negara-negara Arab telah membuat banyak keluarga terpisah. NHRC mengaku menerima ratusan keluhan dari warga Qatar.

”Dalam satu contoh, seorang pria Saudi meninggal di Qatar. Anak-anaknya dicegah oleh pemerintah Saudi untuk membawa jasad itu ke rumah, jadi Qatar mengambil tanggung jawab untuk menguburkannya,” kata seorang pejabat Doha, seperti dikutip oleh Al-Jazeera dalam kondisi anonim.

Pelajar juga terkena dampak blokade, di mana para pelajar Qatar harus keluar dari beberapa universitas di negara-negara Arab.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada hari Jumat bahwa daftar pelanggaran yang dilakukan oleh Qatar-lah yang menyebabkan keretakan hubungan saat ini. Daftar itu akan segera diumumkan ke publik.

”Saya tidak akan menyebut tuntutan mereka, saya akan mengatakan ini adalah daftar keluhan yang perlu ditangani dan bahwa Qatar perlu diperbaiki,” kata Jubeir, seperti dikutip Reuters, Sabtu (17/6/2017).

”Kami sedang mengerjakan para mitra Bahrain, Emirat dan Mesir untuk menyusun daftar ini dan mempresentasikannya kepada Qatar, dan saya pikir ini akan segera dilakukan,” imbuh Menlu Jubeir.
(mas)
Berita Terkait
Sengketa Wilayah, Saudi:...
Sengketa Wilayah, Saudi: Keputusan Pengadilan Tak Terkait Keluhan Qatar
Ingin Jadi Sekutu Sejati...
Ingin Jadi Sekutu Sejati AS, Arab Saudi Ingin Pakta Pertahanan seperti Qatar
GCC Sambut Kesepakatan...
GCC Sambut Kesepakatan Arab Saudi dan Qatar Buka Lagi Perbatasan
Negara Teluk Minta PBB...
Negara Teluk Minta PBB Perpanjang Embargo Senjata, Iran Kesal
Negara Teluk Minta PBB...
Negara Teluk Minta PBB Perpanjang Embargo Senjata Iran
Begini Ekspresi Kekalahan...
Begini Ekspresi Kekalahan Lionel Messi Dkk Usai Dipermalukan Arab Saudi di Laga Perdana
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
56 menit yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
2 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
8 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
9 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
10 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved