Jago Merah Lalap Apartemen 24 Lantai di London
Rabu, 14 Juni 2017 - 09:39 WIB
Jago Merah Lalap Apartemen 24 Lantai di London
A
A
A
LONDON - Kebakaran melanda sebuah apartemen Grenfell Tower di London barat dimana dilaporkan sejumlah orang terjebak di dalamnya. Api mulai melalap apartemen 24 lantai itu sejak Rabu (14/6/2017) dini hari.
Pihak pemadam kebakaran mengatakan di Twitter bahwa mereka menanggapi laporan kebakaran di Lancaster West Estate. Dua ratus petugas pemadam kebakaran berada di tempat kejadian bersama empat puluh mobil pemadam yang dipanggil tepat pada pukul 1.15 seperti dikutip dari The Guardian.
Sebuah pernyataan dari brigade tersebut mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi dari lantai dua bangunan hingga ke puncak.
Foto dan video dari tempat kejadian menunjukkan api besar melanda sebagian besar blok, dengan lampu menyala di banyak jendela. Menara ini berisi 120 rumah.
Saksi mata menjelaskan mendengar teriakan minta tolong datang dari orang-orang di dalam menara dan tembok bangunan yang berderit. Fabio Bebber metweet dari tempat kejadian bahwa api telah membakar sebagian besar blok.
Polisi Metropolitan mengatakan dua orang dirawat di tempat kejadian karena menghirup asap dan petugas keamanan berada telah bersiaga di tempat kejadian. Sementara warga di jalan-jalan telah dievakuasi.
"Saya di tempat tidur dan mendengar 'bip, bip, bip' dan berpikir, 'Saya akan bangun dan berlari ke bawah secepat mungkin," kata George Clarke.
"Kupikir itu mungkin alarm mobil di luar dan melihat cahaya menembus jendela. Aku mulai tertutup abu, betapa buruknya itu. Saya 100 meter dan saya benar-benar tertutup abu," katanya.
"Ini sangat memilukan, saya telah melihat seseorang menyalakan senter mereka di tingkat atas dan mereka jelas tidak bisa keluar. Orang-orang melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk mencoba dan membuat orang keluar dari bangunan itu, tapi ini benar-benar mengerikan," ujarnya lagi.
Sekedar informasi, blok apartemen itu dibangun pada 1970-an sebagai bagian dari proyek Lancaster West Estate.
Pihak pemadam kebakaran mengatakan di Twitter bahwa mereka menanggapi laporan kebakaran di Lancaster West Estate. Dua ratus petugas pemadam kebakaran berada di tempat kejadian bersama empat puluh mobil pemadam yang dipanggil tepat pada pukul 1.15 seperti dikutip dari The Guardian.
Sebuah pernyataan dari brigade tersebut mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi dari lantai dua bangunan hingga ke puncak.
Foto dan video dari tempat kejadian menunjukkan api besar melanda sebagian besar blok, dengan lampu menyala di banyak jendela. Menara ini berisi 120 rumah.
Saksi mata menjelaskan mendengar teriakan minta tolong datang dari orang-orang di dalam menara dan tembok bangunan yang berderit. Fabio Bebber metweet dari tempat kejadian bahwa api telah membakar sebagian besar blok.
Polisi Metropolitan mengatakan dua orang dirawat di tempat kejadian karena menghirup asap dan petugas keamanan berada telah bersiaga di tempat kejadian. Sementara warga di jalan-jalan telah dievakuasi.
"Saya di tempat tidur dan mendengar 'bip, bip, bip' dan berpikir, 'Saya akan bangun dan berlari ke bawah secepat mungkin," kata George Clarke.
"Kupikir itu mungkin alarm mobil di luar dan melihat cahaya menembus jendela. Aku mulai tertutup abu, betapa buruknya itu. Saya 100 meter dan saya benar-benar tertutup abu," katanya.
"Ini sangat memilukan, saya telah melihat seseorang menyalakan senter mereka di tingkat atas dan mereka jelas tidak bisa keluar. Orang-orang melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk mencoba dan membuat orang keluar dari bangunan itu, tapi ini benar-benar mengerikan," ujarnya lagi.
Sekedar informasi, blok apartemen itu dibangun pada 1970-an sebagai bagian dari proyek Lancaster West Estate.
(ian)