Qatar Siap Berdialog dengan Arab Saudi Cs

Senin, 12 Juni 2017 - 01:07 WIB
Qatar Siap Berdialog...
Qatar Siap Berdialog dengan Arab Saudi Cs
A A A
KUWAIT CITY - Kuwait mengatakan Qatar siap untuk mengadakan dialog dengan negara-negara Teluk Arab yang memutuskan hubungan dengan negara tersebut. Kuwait mencatat bahwa negara Teluk yang sedang berjuang lepas dari embargo itu siap untuk mendengarkan keprihatinan mereka.

Menteri Luar Negeri Kuwait, Sheikh Sabah al-Khalid al-Sabah mengkonfirmasi hal tersebut. Pernyataan ini adalah perubahan terbaru untuk menyelesaikan perselisihan diplomatik yang sedang berlangsung.

"Kuwait menegaskan kesiapan saudara-saudara di Qatar untuk memahami realitas keraguan dan kekhawatiran saudara-saudara mereka dan untuk mengindahkan upaya mulia untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas," kata al-Sabah.

"Kuwait menekankan menyelesaikan perselisihan ini tidak bisa dihindari dalam kerangka Teluk," tambahnya seperti dikutip dari Al Araby, Senin (12/6/2017).

Kuwait telah memimpin upaya untuk mendamaikan antara pihak-pihak yang bersengketa yang meningkat pada hari Senin, setelah Arab Saudi dan sekutu-sekutunya memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha karena dugaan dukungannya terhadap terorisme.

Sementara Qatar membantah keras tuduhan tersebut, Kuwait mengumumkan penolakannya atas keputusan yang diambil terhadap Doha dan telah meminta kantor berita resmi dan surat kabar nasional untuk tidak jatuh ke dalam perang media yang sedang berlangsung melawan Qatar.

Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah bertemu dengan Raja Saudi Salman Abdulaziz hanya sehari setelah kerajaan tersebut memutuskan hubungan dengan Doha, sebelum menuju ke Qatar untuk bertemu dengan Sheikh Tamim.

Menteri luar negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani, menyambut baik upaya mediasi tersebut. Emir Kuwait telah memainkan peran penting dalam keretakan Teluk sebelumnya pada tahun 2014.

"Emir Qatar menganggapnya sebagai orang tua dan menghormati keinginannya untuk menunda pidato atau langkah apapun sampai ada gambaran yang lebih jelas mengenai krisis tersebut," kata menteri luar negeri tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Sengketa Wilayah, Saudi:...
Sengketa Wilayah, Saudi: Keputusan Pengadilan Tak Terkait Keluhan Qatar
Ingin Jadi Sekutu Sejati...
Ingin Jadi Sekutu Sejati AS, Arab Saudi Ingin Pakta Pertahanan seperti Qatar
GCC Sambut Kesepakatan...
GCC Sambut Kesepakatan Arab Saudi dan Qatar Buka Lagi Perbatasan
Begini Ekspresi Kekalahan...
Begini Ekspresi Kekalahan Lionel Messi Dkk Usai Dipermalukan Arab Saudi di Laga Perdana
Negara-negara Arab Tegaskan...
Negara-negara Arab Tegaskan Dukungan pada Raja Yordania
Hadiri Pembukaan Piala...
Hadiri Pembukaan Piala Dunia, Pangeran Mohammed bin Salman Berterima Kasih pada Emir Qatar
Berita Terkini
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
33 menit yang lalu
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kini Lebih...
4 Alasan Iran Kini Lebih Siap Hadapi Serangan AS, Sudah Memahami Musuh
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
3 jam yang lalu
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
4 jam yang lalu
Jadi Target Rudal dan...
Jadi Target Rudal dan Drone Iran, Bahrain dan Kuwait Siaga Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved