Indonesia Siap 'Damaikan' Qatar dengan Saudi Cs

Jum'at, 09 Juni 2017 - 13:55 WIB
Indonesia Siap Damaikan...
Indonesia Siap 'Damaikan' Qatar dengan Saudi Cs
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi terus memantau situasi krisis Teluk via komunikasi dengan sejumlah Menlu negara Teluk. Menlu Retno menyatakan siap menengahi konflik diplomatik antara Qatar dengan negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi

Indonesia siap "mendamaikan" konflik diplomatik tersebut jika diminta. Kesanggupan Indonesia ini disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Christiawan Nasir, Jumat (9/6/2017).

"Intinya bagi Indonesia, masalah keamanan dan stabilitas jadi prioritas, baik di kawasan ataupun global. Indonesia selalu berposisi siap berkontribusi membantu dan mendorong agar perdamaian selalu terjaga baik di kawasan atau globaal," katanya.

"Terkait dengan situasi yangg berkembang di Timur Tengah belakangan, sejak awal Menlu RI terus mengikuti secara prihatin. Menlu (Retno) sudah berbicara dengan Menlu di GCC (Dewan Kerjasama Teluk) seperti Arab Saudi, Kuwait, Qatar dan juga komunikasi dengan Menlu Turki dan Iran," ujar Arrmanatha.

"Intinya, pesan yang dismpaikan Menlu Retno adalah dorong agar semua pihak untuk menahan diri dan berkontribusi meredakan konflik. Kita dorong untuk kedepankan dialog dan rekonsiliasi. Tegakkan prinsip hubungan internasional di bawah peraturan PBB, seperti hormati kedaulatan masing-masih negara," lanjut diplomat Indonesia ini.

Dia melanjutkan, jika Indonesia diminta menengahi konflik tersebut, maka dengan senang hati Indonesia akan membantu.

"Pesan yang disampaikan Menlu (Retno), apabila Indonseia ditujuk kita siap berkontribusi. Tapi, kita harus pahami bahwa ini ketegangan di kawasan Timur Tengah, mereka punya mekanisme sendiri untuk bisa menyelesaikan dan meredakan situasi di sana," imbuh Arrmanatha.

Menlu RI sudah berbicara selama dua jam dengan Menlu Kuwait mengenai krisis Qatar. Dalam pembicaraan itu, Menlu Retno menekankan pesan Indonesia untuk terus menjaga stabilitas dan perdamaian serta menghormati hukum internasional. Indonesia juga mendorong rekonsiliasi.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
7 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
9 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
10 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
11 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
12 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
13 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved