Teroris Tabraki Pejalan Kaki dan Tikam Pengunjung Bar di London

Minggu, 04 Juni 2017 - 08:55 WIB
Teroris Tabraki Pejalan...
Teroris Tabraki Pejalan Kaki dan Tikam Pengunjung Bar di London
A A A
LONDON - Aksi teror kembali terjadi di London, Inggris. Sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabraki pejalan kaki yang berada di Jembatan London. Pelaku kemudian menusuk para pengunjung di area bar dan restoran di dekat pasar Borough. Pihak kepolisian memastikan jika serangan tersebut sebagai aksi teror.

Dikutip dari Reuters, Minggu (4/6/2017), polisi bersenjata bergegas ke tempat kejadian. Melalui Twitter, pihak berwenang meminta warga London untuk berlari, bersembunyi, dan memberitahu jika mereka terjebak dalam serangan. BBC mengutip polisi mengatakan bahwa ada lebih dari satu orang tewas.

Surat kabar Inggris The Sun mengatakan tujuh orang ditakuti tewas dan dua penyerang ditembak mati oleh polisi di dekat Jembatan London. Tapi tidak ada konfirmasi langsung dari laporan ini. Beberapa laporan media mengatakan polisi mencari penyerang lain.

Serangan tersebut terjadi beberapa hari jelang pemilihan 8 Juni dan kurang dari dua minggu setelah seorang pembom bunuh diri membunuh 22 orang pada sebuah konser penyanyi pop asal AS Ariana Grande di Manchester di Inggris utara. Tidak ada klaim pihak yang tanggung jawab.

Saksi mata menggambarkan sebuah van putih yang berbelok ke pejalan kaki di dekat Jembatan London dan menjatuhkan beberapa orang.

"Sebuah van berasal dari London Bridge, melintasi lampu lalu lintas dan menabrakannya menuju tangga. Ini membuat banyak orang jatuh," kata seorang sopir taksi kepada BBC.

"Lalu tiga orang keluar dengan pisau panjang, panjangnya 12 inci dan pergi secara acak di sepanjang Borough High Street menusuk orang secara acak," imbuhnya

Serangan serupa, di Berlin, Nice, Brussels dan Paris, telah dilakukan oleh militan selama beberapa tahun terakhir.

"Setelah mendapatkan informasi terbaru dari petugas polisi dan keamanan, saya dapat memastikan bahwa insiden mengerikan di London dianggap sebagai tindakan terorisme potensial," kata Perdana Menteri Theresa May.

Insiden ini mempunyai kemiripan dengan serangan Maret lalu di Westminster Bridge, sebelah barat Jembatan London. Saat itu seorang pria membunuh lima orang setelah mengemudikan mobil ke kerumunan pejalan kaki sebelum menusuk seorang petugas polisi di halaman parlemen.
(ian)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
46 menit yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved