Parlemen Jepang Loloskan UU Turun Takhta Kaisar Akihito

Sabtu, 03 Juni 2017 - 09:58 WIB
Parlemen Jepang Loloskan...
Parlemen Jepang Loloskan UU Turun Takhta Kaisar Akihito
A A A
TOKYO - Proses turun takhta Kaisar Jepang Akihito bergerak selangkah lebih cepat. Majelis rendah parlemen Jepang menyetujui RUU yang membuka jalan untuk Akhito melepas takhta, menjadi yang pertama dalam hampir dua abad.

Baca juga:
Kabinet Jepang Loloskan RUU Kaisar Akihito Turun Takhta


Setelah melewati majelis rendah, undang-undang ini akan dibawa ke majelis tinggi dengan tujuan untuk mendapatkan pengesahan sebelum masa sidang parlemen saat ini berakhir dalam beberapa minggu.

"Saya berharap majelis rendah, dan majelis tinggi di hari-hari yang akan datang, akan mewujudkannya sedemikian rupa sehingga kita bisa mengharapkannya lewat dengan cepat," kata Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (3/6/2017).

Meskipun tidak ada rencana pasti untuk kapan pengunduran diri itu akan dilakukan, media ramai melaporkan bahwa hal itu kemungkinan akan terjadi pada akhir 2018, yang akan menandai hampir 30 tahun penuh takhta kaisar.

Terakhir kali seorang kaisar mengundurkan diri adalah pada tahun 1817. RUU tersebut merupakan peraturan satu kali yang memungkinkan Akihito untuk mengundurkan diri, tanpa ketentuan untuk kaisar masa depan.

Kaisar Akihito yang saat ini berusia 83 tahun sempat menjalani operasi jantung dan pengobatan kanker prostat. Dalam pidato publinya yang langka pada tahun lalu, ia khawatir faktor usia mungkin akan menyulitkan dirinya untuk memenuhi tugas sebagai kaisar.

Akihito, kaisar Jepang pertama yang tidak pernah dianggap sebagai Tuhan, telah bertahun-tahun untuk menenangkan luka di dalam negeri dan luar negeri akibat Perang Dunia Kedua, bertempur dengan nama ayahnya Hirohito. Dia akan digantikan oleh Putra Mahkota Naruhito, 57.
(ian)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
44 menit yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
1 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
2 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved