Libanon Resmi Larang Film Wonder Woman yang Dibintangi Aktris Israel

Kamis, 01 Juni 2017 - 06:34 WIB
Libanon Resmi Larang...
Libanon Resmi Larang Film Wonder Woman yang Dibintangi Aktris Israel
A A A
BEIRUT - Kementerian Dalam Negeri Libanon secara resmi melarang film “Wonder Woman” di seluruh bioskop di negara itu karena dibintangi aktris cantik Israel, Gal Gadot. Aktris ini merupakan mantan tentara Israel.

Sumber di kementerian itu mengatakan perintah untuk melarang pemutaran film tersebut dikeluarkan atas rekomendasi Direktorat Jenderal Keamanan Libanon.

Film ini didasarkan pada karakter buku komik yang diperkenalkan pada tahun 1941, di mana sosok Wonder Woman digambarkan sebagai sosok yang melawan penjahat, menyelamatkan korban dan menggali serta menggagalkan plot jahat.

Distributor Warner Brothers di Timur Tengah semula menyatakan bahwa bahwa film tersebut akan diputar secara perdana di sebagian besar bioskop utama Beirut pada hari Rabu malam.

Namun pemutaran perdana film tersebut dibatalkan beberapa jam sebelumnya untuk menaati keputusan pemerintah Libanon. “#WonderWoman telah dilarang di #Libanon,” kata Grand Cinema Libanon melalui akun Twitter-nya, @GCLebanon, seperti dikutip Al Jazeera, Kamis (1/6/2017).

Gal Gadot selama ini dikenal sebagai pendukung vokal militer Israel dan kerap mengkritik Hamas, faksi Palestina yang terpilih secara demokratis di Gaza.

”Saya mengirimkan cinta saya dan doa kepada sesama warga Israel,” tulis Gadot dalam sebuah posting di Facebook saat serangan Israel di Gaza pada tahun 2014.

”Terutama untuk semua anak laki-laki dan perempuan yang mempertaruhkan nyawa mereka melindungi negara saya dari tindakan mengerikan yang dilakukan oleh Hamas, yang bersembunyi seperti pengecut di belakang wanita dan anak-anak. Kami akan mengatasi!,” lanjut Gadot kala itu.

Israel sejatinya masih berperang dengan Libanon setelah perang tahun 2006 lalu yang berakhir tanpa ada kesepakatan hukum. Perang Israel di Libanon yang melibatkan Hizbullah pada tahun 2006 telah membunuh 1.200 orang, kebanyakan warga sipil Libanon. Sedangkan dari kubu Israe sekitar 160 orang tewas.

Perang berakhir dengan gencatan senjata yang dipantau PBB. Meski perang reda, namun masih ada 1 juta orang yang mengungsi di Libanon.
(mas)
Berita Terkait
RS Gaza hancur, 500...
RS Gaza hancur, 500 Tewas, Warga Libanon Protes
Ledakan di Beirut Jadi...
Ledakan di Beirut Jadi Titik Balik Perubahan Libanon
Balas Dendam Hizbullah,...
Balas Dendam Hizbullah, Serangan 200 Roket dan Drone Penghancur Hantam Israel
Aksi Demonstrasi Berlangsung...
Aksi Demonstrasi Berlangsung Ricuh di Libanon
SBY Dukung Langkah Prabowo...
SBY Dukung Langkah Prabowo Desak PBB Investigasi Gugurnya 3 Prajurit TNI di Libanon
Tarian Sufi di Tanah...
Tarian Sufi di Tanah Libanon: Harmoni Gerakan dan Spiritualitas
Berita Terkini
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
18 menit yang lalu
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
1 jam yang lalu
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
2 jam yang lalu
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
2 jam yang lalu
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
3 jam yang lalu
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved