Duterte Sebut Perang dengan China Akan Jadi Ajang Pembantaian

Minggu, 21 Mei 2017 - 20:51 WIB
Duterte Sebut Perang...
Duterte Sebut Perang dengan China Akan Jadi Ajang Pembantaian
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan, peperangan dengan China akan menjadi ajang pembantaian, terlebih dari sisi Filipina. Dia menyebut China terlalu kuat untuk dihadapi oleh Filipina.
Dalam sebuah wawancara dengan media Rusia, Duterte menuturkan, jika pada akhirnya Filipina terlibat dalam konflik militer dengan China mengenai perselisihan teritorial di Laut Cina Selatan, hal ini akan menjadi ajang pembantaian bagi Filipina.
"Apakah Anda mengharapkan saya untuk melawan China dalam sebuah perang? Apakah saya memiliki rudal jelajah untuk memukul mereka? Jika konflik terjadi, ini akan menjadi pembantaian," kata Duterte, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (21/5).
Sebelumnya, Duterte menuturkan, China mengancam perang melawan Filipina jika Manila menuntut klaim pulau-pulau sengketa di Laut China Selatan dan melakukan pengeboran minyak di kawasan tersebut.
Komentar Duterte itu disampaikan dalam pidato di acara “National Convention of the Philippine Coast Guard Auxiliary” di Davao, Jumat lalu. Duterte mengatakan masih ingat percakapannya dengan Presiden China Xi Jinping pada hari Senin perihal sengketa kawasan Laut China Selatan.
Duterte menyatakan, dia bersekeras kawasan Laut China Selatan adalah milik Filipina, dan mengatakan akan melakukan pengeboran minyak di wilayah itu. Namun, kata Duterte, Pemimpin China itu justru akan perang habis-habisan jika pengeboran minyak nekat dilakukan pihak Manila.
”(Xi Jinping) menjawab saya, 'Kami berteman. Kami tidak ingin bertengkar dengan Anda. Kami ingin mempertahankan hubungan hangat saat ini. Tapi jika Anda memaksakan masalah ini, kita akan berperang,” ujar Duterte menirukan jawaban Jinping.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
28 menit yang lalu
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
56 menit yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
3 jam yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
3 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
4 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved