Hamil karena Diperkosa, Gadis 10 Tahun di India Diizinkan Aborsi

Jum'at, 19 Mei 2017 - 05:11 WIB
Hamil karena Diperkosa,...
Hamil karena Diperkosa, Gadis 10 Tahun di India Diizinkan Aborsi
A A A
NEW DELHI - Pengadilan di India mengeluarkan putusan yang mengizinkan gadis berusia 10 tahun untuk melakukan aborsi. Gadis cilik itu hamil akibat diperkosa berulang kali oleh ayah tirinya.

Pengadilan mengizinkan gadis itu melakukan aborsi meski usia kehamilannya telah mencapai 20 minggu. Izin pengadilan itu diungkap pihak kepolisian, Rabu lalu.

Di India, tindakan menggugurkan janin biasanya hanya dibolehkan jika kehamilan itu membahayakan nyawa ibu.

Ayah tiri yang memerkosa gadis cilik itu telah ditangkap sejak kasus itu ditangani polisi.

”Pengadilan telah meminta dewan medis untuk menerima permintaan dan dokter telah memutuskan akan melakukan aborsi,” kata Garima Devi, petugas investigasi kepolisian India yang menangani kasus itu, kepada AFP.

”Dewan belum mengatakan kapan mereka merencanakannya (aborsi), tapi akan segera tiba,” lanjut Devi, yang dilansir Jumat (19/5/2017).

Dalam beberapa bulan terakhir, pengadilan tertinggi India telah menerima sejumlah petisi dari para perempuan—termasuk korban pemerkosaan dan korban perdagangan manusia—agar mengizinkan aborsi bagi korban yang usia kehamilannya lewat 20 minggu.

Para aktivis minta batasan usia kehamilan itu diperluas hingga 24 minggu, karena korban pemerkosaan seringkali terlambat melaporkan kehamilan mereka.

Menurut laporan Indian Express, ibu korban menginginkan agar terdakwa dibebaskan. Alasannya, karena suaminya itu telah meminta maaf dan dibutuhkan untuk mengurus anak-anaknya yang lain.

”Kehidupan gadis ini hancur, tapi apa yang akan terjadi pada anak-anak saya yang lain? Saya juga perlu memikirkan masa depan mereka,” ujar ibu korban di sebuah rumah sakit di Rohtak, Negara Bagian Haryana utara. Ibu korban minta untuk tidak diidentifikasi.

India memiliki catatan mengerikan tentang kasus pemerkosaan. Di Ibu Kota New Delhi sendiri tercatat ada 2.199 kasus pemerkosaan pada tahun 2015 atau rata-rata enam kasus pemerkosaan setiap harinya.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
1 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
2 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
6 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
7 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
8 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
9 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved