Putin Bilang Trump Tak Beber Data Rahasia pada Rusia
Kamis, 18 Mei 2017 - 00:59 WIB
Putin Bilang Trump Tak Beber Data Rahasia pada Rusia
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak membeberkan data rahasia apapun kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam sebuah pertemuan di Washington pekan lalu. Pemimpin Kremlin ini bahkan siap untuk menyerahkan bukti transkrip pembicaraan.
Berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni kemarin, Putin mengatakan bahwa Lavrov tidak menerima data intelijen rahasia dari Trump sebagaimana dilaporkan media-media Washington.
Menurut Putin, transkrip pembicaraan Trump dan Lavrov siap untuk diserahkan kepada para politisi AS yang beberapa hari ini risau dengan pembicaraan Trump dan Lavrov.
“Jika pemerintah AS merasa mungkin, kami siap untuk memberikan rekaman percakapan antara Lavrov dan Trump kepada Kongres dan Senat AS,” kata Putin.
Putin kemudian bercanda dengan menyindir Lavrov yang tidak menyampaikan “data rahasia” dari Trump tersebut kepadanya.
“(Lavrov) tidak membagikan rahasia ini kepada kami, baik bersama saya maupun dengan perwakilan dinas keamanan Rusia. Itu sangat buruk baginya,” canda Putin di hadapan media untuk meyakinkan bahwa menterinya itu memang tidak menerima data rahasia dari Presiden AS.
Putin mengecam tuduhan bahwa Trump memiliki hubungan khusus dengan Rusia. ”Apa lagi yang orang-orang buat omong kosong dan omong kosong apa yang dipikirkan selanjutnya?" kata Putin. ”Mereka mengguncang politik internal mereka menggunakan slogan anti-Rusia.”
”Mereka juga tidak mengerti bahwa mereka menyakiti negara mereka sendiri, dan kemudian mereka bodoh atau mereka mengerti segalanya, kemudian mereka berbahaya dan korup,” imbuh Putin, seperti dikutip Russia Today, Kamis (18/5/2017).
Berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni kemarin, Putin mengatakan bahwa Lavrov tidak menerima data intelijen rahasia dari Trump sebagaimana dilaporkan media-media Washington.
Menurut Putin, transkrip pembicaraan Trump dan Lavrov siap untuk diserahkan kepada para politisi AS yang beberapa hari ini risau dengan pembicaraan Trump dan Lavrov.
“Jika pemerintah AS merasa mungkin, kami siap untuk memberikan rekaman percakapan antara Lavrov dan Trump kepada Kongres dan Senat AS,” kata Putin.
Putin kemudian bercanda dengan menyindir Lavrov yang tidak menyampaikan “data rahasia” dari Trump tersebut kepadanya.
“(Lavrov) tidak membagikan rahasia ini kepada kami, baik bersama saya maupun dengan perwakilan dinas keamanan Rusia. Itu sangat buruk baginya,” canda Putin di hadapan media untuk meyakinkan bahwa menterinya itu memang tidak menerima data rahasia dari Presiden AS.
Putin mengecam tuduhan bahwa Trump memiliki hubungan khusus dengan Rusia. ”Apa lagi yang orang-orang buat omong kosong dan omong kosong apa yang dipikirkan selanjutnya?" kata Putin. ”Mereka mengguncang politik internal mereka menggunakan slogan anti-Rusia.”
”Mereka juga tidak mengerti bahwa mereka menyakiti negara mereka sendiri, dan kemudian mereka bodoh atau mereka mengerti segalanya, kemudian mereka berbahaya dan korup,” imbuh Putin, seperti dikutip Russia Today, Kamis (18/5/2017).
(mas)