Otoritas New Jersey Dilaporkan Amankan 4 Orang WNI

Rabu, 10 Mei 2017 - 13:31 WIB
Otoritas New Jersey...
Otoritas New Jersey Dilaporkan Amankan 4 Orang WNI
A A A
NEW JERSEY - Otoritas imigrasi New Jersey, Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mengamkan empat orang warga negara Indonesia (WNI). Empat WNI tersebut diketahui sudah tinggal di New Jersey selama belasan tahun.
Penangkapan empat orang tersebut dibenarkan oleh Pendeta Seth Kaper-Dale dari Gereja Reformed Highland Park. Empat WNI tersebut diketahui merupakan jamaah dari gereja tersebut.
Kaper-Dale menuturkan, dua bulan lalu empat WNI itu, dan sejumlah jamaah gereja lainnya melakukan pertemuan dengan badan imigrasi AS atau ICE. Pertemuan ini rutin dan dilakukan setiap tahun, dan biasanya hanyalah formalitas belaka. Namun, di era Donald Trump pertemuan semacam ini menjadi hal serius.
"Empat orang hebat dari komunitas kami, dua di antaranya kami doakan kemarin saat kami mengirim mereka keluar dari gereja, sekarang ditahan," kata Kaper-Dale, seperti dilansir WNYC pada Rabu (10/5).
Seorang juru bicara ICE, Lou Martinez, mengkonfirmasi bahwa orang-orang tersebut berada dalam tahanan ICE sambil menunggu sidang dengan seorang hakim federal. Tapi dia tidak memberikan rincian mengapa mereka ditangkap.
Sementara itu, Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal menyebut, pihaknya sudah mengetahui penangkapan ini. Dia menyatakan Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di New York sudah melakukan komunikasi dengan empat WNI itu.
"KJRI New York sudah mendapatkan akses kekonsuleran. Empat WNI tersebut dalam keadaan baik dan sedang menunggu proses pemulangan. KJRI terus memantau perkembangannya. Deportasi ini tidak terkait dengan kebijaksn Presiden Trump," kata Iqbal.
"Mereka masuk tahun 2000 dan meminta suaka, namun sudah ditolak sekitar tahun 2012. Jadi deportasinya adalah sebagai pelaksanaan dari keputusan penolakan suaka tersebut," sambungnya.
Dia menambahkan, Indonesia menghormati hukum setempat, dan menyebut empat WNI itu melakukan pelanggaran keimigrasian. Dimana, paspor mereka sudah tidak berlaku sejak beberapa tahun lalu.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
29 menit yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
1 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
3 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
3 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
5 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
6 jam yang lalu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved