Suami Ini Tidur 6 Hari di Samping Mayat Istrinya yang Jadi Korban Kanker

Selasa, 09 Mei 2017 - 11:48 WIB
Suami Ini Tidur 6 Hari...
Suami Ini Tidur 6 Hari di Samping Mayat Istrinya yang Jadi Korban Kanker
A A A
DERBY - Pria Inggris bernama Russell Davison tidur selama enam hari di samping mayat istrinya, setelah perempuan yang dia cintai itu meninggal direnggut kanker serviks. Istri Davison, Wendy, telah berjuang sepuluh tahun melawan kanker.

Davison yang tidur menemani mayat istrinya di kamar tidur mereka mengatakan bahwa dia tidak tahan jika melihat jasad istrinya dibawa ke kamar mayat dan dibungkus kantung mayat.

Setelah enam hari, dia akhirnya membawa jasad istrinya ke krematorium. Istri Davison meninggal di rumah mereka di Derby, Inggris utara, setelah perjuangan sepuluh tahun melawan kanker serviks harus berakhir.

Pria itu bertekad untuk tetap berada di rumah bersama keempat anaknya. Dia tidak menyerahkan jasad istrinya kepada seorang direktur pemakaman.

Davison ingin meyakinkan orang lain bahwa tinggal di dekat mayat orang yang dicintai tidak perlu takut. Dia mengaku memandikan dan merawat jasad istrinya dan memasukkannya ke dalam peti mati—yang dia sebut ”kepompong”—di kamar tidur mereka.

“Ini seharusnya cara kita memperlakukan orang kita yang meninggal,” katanya. Cara itu, kata dia, akan memungkinkan bagi dia dan anak-anaknya untuk mengatasi kesedihan yang menghancurkan mereka.

Dalam sebuah ucapan duka di Facebook, Davison menulis; ”Wendy meninggal dengan sangat damai, terbius sepenuhnya, tanpa rasa sakit di tangan saya dan Dylan dengan anjing setia kami, Elvis juga meringkuk di sebelahnya.” Dylan dan Elvis adalah anak-anak pasangan itu.

”Dia terlihat sangat cantik, seperti yang selalu dia lakukan dalam hidup; tidak ada usaha, tidak ada make-up, hanya kecantikan yang indah,” lanjut Davison.

”Kami telah tertipu oleh televisi dan film sehingga berpikir ada sesuatu yang perlu ditakuti dengan mayat, tidak, saya dapat meyakinkan Anda,” imbuh Davison.

Wendy 50, didiagnosis menderita kanker serviks pada tahun 2006. Tapi, perempuan itu menolak kemoterapi dan radioterapi. Menurut Davison, mendiang istrinya ingin membiarkan semuanya alami.

“Sudah lama saya bertekad untuk memiliki Wendy di rumah saat dia meninggal,” ujar Davison yang usianya sama dengan sang istri.

”Saya tidak menginginkan dia di kamar mayat atau diserahkan ke direktur pemakaman, saya ingin kami menjaganya sendiri di rumah keluarga kami, dan memilikinya di kamar tidur kami agar saya bisa tidur di kamar yang sama,” ujar Davison, seperti dikutip The Sun, semalam (8/5/2017).
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
1 jam yang lalu
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
2 jam yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
6 jam yang lalu
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
7 jam yang lalu
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
8 jam yang lalu
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
9 jam yang lalu
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved