Pembersihan di Turki Berlanjut, 4.000 Pejabat Dipecat

Minggu, 30 April 2017 - 06:14 WIB
Pembersihan di Turki...
Pembersihan di Turki Berlanjut, 4.000 Pejabat Dipecat
A A A
ANKARA - Pemerintah Turki terus melakukan pembersihan terhadap sejumlah pihak yang dianggap terlibat dalam kudeta yang gagal pada Juli tahun lalu. Terbaru, Turki memecat hampir 4.000 pejabat publik lagi yang tampaknya merupakan pembersihan terakhir.

Sejumlah pejabat mengatakan mereka yang dipecat termasuk lebih dari 1.000 pekerja kementerian kehakiman, staf tentara dan lebih dari 100 pilot angkatan udara seperti dikutip dari BBC, Minggu (30/4/2017).

Pemerintah mengatakan dalam berita resmi bahwa semua orang yang dipecat dicurigai memiliki hubungan dengan "organisasi dan struktur teroris yang merupakan ancaman bagi keamanan nasional".

Ini adalah pemecatan terakhir menyusul pemecatan lebih dari 9.000 petugas polisi dan penangkapan 1.000 lainnya pada hari Rabu lalu. Mereka dicurigai memiliki hubungan dengan ulama Fethullah Gulen yang berbasis di AS.

Presiden Recep Tayyip Erdogan menuduh Gulen menghasut usaha kudeta tahun lalu, sebuah tuduhan yang dibantah oleh ulama tersebut.

Dalam sebuah keputusan terpisah, Turki melarang acara kencan yang tayang di televi, sebuah langkah yang sebelumnya diperdebatkan oleh pemerintah. Turki juga telah memblokir ensiklopedia online Wikipedia.

Larangan program kencan TV mengikuti sebuah peringatan pada bulan Maret oleh Wakil Perdana Menteri Numan Kurtulmus. Kurtulmus menyebut acara tersebut tidak sesuai dengan tradisi dan kebiasaan Turki.

"Ada beberapa program aneh yang bisa memangkas institusi keluarga, menghilangkan kemuliaan dan kesuciannya," katanya saat itu.

Kritikus Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) mengatakan bahwa mereka takut negara tersebut meluncur ke arah Islam konservatif di bawah pimpinan Erdogan.

Namun, pendukung AKP mengatakan bahwa pertunjukkan kencan menerima ribuan keluhan dan larangan tersebut untuk kepentingan umum.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
17 menit yang lalu
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
3 jam yang lalu
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
5 jam yang lalu
3 Alasan AL IRGC Mengendalikan...
3 Alasan AL IRGC Mengendalikan Lalu Lintas Selat Hormuz dengan Wewenang Penuh
5 jam yang lalu
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?
7 jam yang lalu
Rebut Kastil Beaufort,...
Rebut Kastil Beaufort, Mesir Minta Israel Mundur dari Lebanon
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved