Otak Serangan Bom St. Petersburg Menolak Mengaku Bersalah

Selasa, 18 April 2017 - 22:21 WIB
Otak Serangan Bom St....
Otak Serangan Bom St. Petersburg Menolak Mengaku Bersalah
A A A
MOSKOW - Sosok yang diduga otak dari serangan bom di stasiun kereta bawah tanah St. Petersburg, Rusia, Azimov Abror Akhralovich dilaporkan menolak mengaku bersalah. Penolakannya itu disampaikan di hadapan penyidik.
Azimov mengatakan, dia memang terlibat dalam serangan tersebut. Namun, dia tidak terlibat secara langsung, oleh karena itu dia menolak untuk mengaku bersalah atas serangan yang menewaskan puluhan orang itu.
"Saya tidak keberatan dengan penangkapan, tapi apa yang Jaksa katakan tentang saya mengakui kesalahan adalah tidak benar. Saya terlibat, tetapi tidak secara langsung. Saya diberi perintah. Saya tidak menyadari saya terlibat dalam serangan teror," ucap Azimov, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (18/4).
Azimov Abror Akhralovich, diketahui lahir pada tahun 1990, dan penduduk asli wilayah Asia Tengah. FSB mengatakan, ia adalah sosok yang melatih pelaku bom bunuh diri di St. Petersburg, Akbarzhon Jalilov.
Seperti diketahui, pada tanggal 3 April lalu terjadi sebuah ledakan di dalam sebuah kereta api bawah tanah di St. Petersburg. Serangan itu menewaskan lebih dari 20 orang, dan melukai lebih 50 orang lainnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
37 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
5 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved