AS Jatuhkan Sanksi kepada Pejabat Tinggi Iran
Jum'at, 14 April 2017 - 07:23 WIB
AS Jatuhkan Sanksi kepada Pejabat Tinggi Iran
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada Sohrab Soleimani, saudara komandan Pengawal Revolusi Iran. Soleimani dijatuhkan sanksi atas perannya dalam pelanggaran di penjara Iran.
Dengan dijatuhkannya sanksi ini, AS akan membekukan aset Soleimani yang mungkin ada di Paman Sam dan melarang warganya untuk melakukan transaksi keuangan dengannya.
"Soleimani adalah pengawas dari kantor wakil untuk keamanan dan penegakan hukum dari organisasi penjara negara," kata Departemen Keuangan AS. Ia juga mantan direktur jenderal Organisasi Penjara Teheran, yang juga telah dijatuhkan pada saat yang sama seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/4/2017).
Saudara Soleimani adalah Qassem Soleimani yang memimpin Pasukan Quds Iran. Pasukan Quds adalah pasukan elit khusus yang menjadi sayap dari pasukan Pengawal Revolusi. Gedung Putih mengatakan Qassem Soleimani sebelumnya telah dijatuhkan sanksi.
"Sanksi terhadap pelanggar hak asasi manusia di penjara Iran dijatuhkan pada saat Iran terus bersikap tidak adil melakukan penahanan terhadapa warga asing, termasuk warga AS," kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer konferensi pers.
Dengan dijatuhkannya sanksi ini, AS akan membekukan aset Soleimani yang mungkin ada di Paman Sam dan melarang warganya untuk melakukan transaksi keuangan dengannya.
"Soleimani adalah pengawas dari kantor wakil untuk keamanan dan penegakan hukum dari organisasi penjara negara," kata Departemen Keuangan AS. Ia juga mantan direktur jenderal Organisasi Penjara Teheran, yang juga telah dijatuhkan pada saat yang sama seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/4/2017).
Saudara Soleimani adalah Qassem Soleimani yang memimpin Pasukan Quds Iran. Pasukan Quds adalah pasukan elit khusus yang menjadi sayap dari pasukan Pengawal Revolusi. Gedung Putih mengatakan Qassem Soleimani sebelumnya telah dijatuhkan sanksi.
"Sanksi terhadap pelanggar hak asasi manusia di penjara Iran dijatuhkan pada saat Iran terus bersikap tidak adil melakukan penahanan terhadapa warga asing, termasuk warga AS," kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer konferensi pers.
(ian)