Jepang Ingin Gabung Armada Kapal Perang AS

Rabu, 12 April 2017 - 13:19 WIB
Jepang Ingin Gabung...
Jepang Ingin Gabung Armada Kapal Perang AS
A A A
TOKYO - Angkatan Laut Jepang berencana melakukan latihan bersama dengan kelompok kapal perang Carl Vinson Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Saat ini, kelompok kapal perang Carl Vinson tengah menuju Semenanjung Korea untuk unjuk kekuatan militer yang bertujuan menghalangi rezim Korea Utara (Korut) melakukan tes rudal lanjutan.

"Jepang ingin mengirimkan beberapa kapal perusak saat Carl Vinson memasuki Laut Cina Timur," kata sumber-sumber di Jepang seperti dikutip dari Reuters, Rabu (12/4/2017).

Salah seorang sumber yang berbicara kepada Reuters memiliki pengetahuan langsung tentang rencana tersebut, sementara yang lain telah diberitahu tentang latihan tersebut. Para pejabat Maritim Angkatan Bela Diri Jepang (MSDF) tidak segera merespon saat dimintai komentarnya.

Kemunculan kekuatan angkatan laut AS-Jepang di dekat China bisa memicu reaksi dari Beijing. China dan Tokyo terlibat sengketa wilayah terkait pulau tak berpenghuni di dekat Taiwan, kawasan Laut China Timur.

Unjuk kekuatan angkatan laut oleh Tokyo datang sebagai keprihatinan yang tumbuh di Jepang selama perkembangan program rudal balistik Korut. Selain itu, aksi muncul setelah ancaman Presiden AS Donald Trump melakukan tindakan sepihak untuk memecahkan masalah Korea Utara.

Trump, yang telah mendesak Cina untuk berbuat lebih banyak untuk mengendalikan sekutu dan tetangganya yang miskin, kata di Twitter bahwa Korea Utara "mencari masalah" dan Amerika Serikat akan "memecahkan masalah" dengan atau tanpa bantuan Beijing.

Kelompok kapal perang Carl Vinson, yang membatalkan rencana kunjungan ke Australia, berlayar dari Singapura. Kapal induk kelas Nimitz seberat 100 ribu ton itu didukung oleh dua reaktor nuklir dan mengangkut hampir 100 pesawat tempur.

Sementara Angkatan Laut Jepang merupakan yang terbesar kedua di Asia setelah China. Sebagian besar terdiri dari kapal perusak, namun mampun membawa empat helikopter besar.

Ketegangan telah meningkat tajam di Semenanjung Korea di tengah kekhawatiran bahwa Korut akan segera melakukan uji coba nuklir keenam. Sebelumnya, Korut telah menembakan rudal Scud berbahan bakar cair pada bulan ini dalam serangkaian tes terbaru yang menampilkan kemampuan rezim Pyongyang melakukan serangan. Pyongyang juga menggunakan roket berbahan bakar padat dan kendaraan peluncur yang sulit dideteksi.
(ian)
Berita Terkait
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Negara-Negara yang Membenci...
Negara-Negara yang Membenci Korea Utara
Korut Uji Coba Rudal,...
Korut Uji Coba Rudal, Trio Korsel-AS-Jepang Gelar Latihan Anti Kapal Selam
AS, Korsel, Jepang Desak...
AS, Korsel, Jepang Desak Dunia Usir Pekerja IT Asal Korut
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
2 menit yang lalu
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
42 menit yang lalu
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
1 jam yang lalu
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
2 jam yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
2 jam yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved