Mesir Berlakukan Darurat Nasional

Selasa, 11 April 2017 - 21:43 WIB
Mesir Berlakukan Darurat...
Mesir Berlakukan Darurat Nasional
A A A
KAIRO - Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi mendeklarasikan darurat negara selama tiga bulan setelah ledakan bom mematikan mengguncang dua gereja Kristen Koptik di dua kota besar saat perayaan Minggu Palem. Selain itu, Al-Sisi menyatakan Mesir akan menjalani tiga hari berkabung nasional.

Pemerintah Mesir juga akan membentuk Dewan Agung untuk mengatasi kasus terorisme dan ekstremisme. “Serangan itu tidak akan mengendurkan tekad kami untuk menumpas pasukan jahat, tapi justru semakin menguat,” ujar Sisi dalam siaran pers, dikutip CNN .

Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab dalam serangan tersebut. Di dalam telegram, pendukung ISIS menyatakan pelaku pengeboman berkewarga negaraan Mesir. Namun, sejauh ini pemerintah Mesir tidak mengungkap identitas pelaku.

ISIS menyampaikan akan kembali meluncurkan serangan serupa. “Mereka harus sadar “utang” mereka sangat besar. Mereka akan membayarnya dari anak-anak mereka seperti sungai darah jika Tuhan menghendaki,” ungkap ISIS dalam bahasa Arab.

Total korban tewas meningkat setidaknya menjadi 49 orang. Seperti dilansir media milik pemerintah Mesir Al Ahram , sedikitnya 27 orang tewas dan 78 orang luka-luka di Gereja Mar Girgis di Kota Tanta, Delta Nil, Mesir.

Adapun di gerbang Gereja Saint Mark, Kota Alexandria, 18 warga sipil dan empat petugas polisi tewas. Pengeboman terjadi pada Minggu (9/4). Saat itu umat Kristen Koptik menunaikan salah satu ibadah paling suci dalam kalender mereka, yakni Minggu Palem. Lantunan nyanyian pun berubah menjadi teriakan histeris setelah bom yang diyakini dipasang di bawah bangku meledak. Sebagian benda yang ada di dalam gereja hancur.

“Saya melihat beberapa tiang marmer berlumuran darah,” ujar saksi Peter Kamel. Menurut Kamel, sebagian besar korban luka-luka merupakan pendeta dan jemaatnya. Sejam setelah peristiwa itu, seorang pelaku bom bunuh diri kemudian melancarkan aksinya di depan gerbang Gereja Saint Mark setelah dicegah polisi. Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan dua petugas kepolisian, laki-laki dan perempuan, tewas di tempat.

Saksi lainnya, Maged Butter, mengaku melihat enam ambulans berada 100 meter dari tempat kejadian. Seorang perempuan menangis sambil menyalahkan polisi yang dianggapnya berdiam diri. “Dia juga terus bertanya sambil terus menangis, apakah kamu melihat keluarga saya?” kata Butter. Fadi Sami yang saat kejadian sedang duduk di Katedral Alexandria mengaku mendengar berita pengeboman di Tanta.

Dia menjadi khawatir karena tokoh besar Gereja Koptik Mesir, Paus Tawadros II, mulai terbata-bata dan tampak sedih. Setelah itu, Sami keluar dari katedral. Sekitar 20 menit kemudian, ledakan bom juga terjadi di depan gerbang Gereja Saint Mark.

“Saya kembali ke sana dan mendapati asap membubung. Toko-toko di sekitar gereja hancur berserakan. Saya melihat banyak jenazah dan bagian tubuh, baik di dalam gerbang maupun di luar,” tandasnya.
(esn)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
16 menit yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
1 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
2 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
5 jam yang lalu
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved