Turut Kecam Bom St Petersburg, Rusia: Terima Kasih Indonesia

Kamis, 06 April 2017 - 00:41 WIB
Turut Kecam Bom St Petersburg,...
Turut Kecam Bom St Petersburg, Rusia: Terima Kasih Indonesia
A A A
JAKARTA - Pemerintah Rusia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia terkait dengan sikapnya atas serangan bom di St Petersburg. Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri turut mengecam serangan teror di kereta bawah tanah stasiun metro di St Petersburg.

Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam siaran pers yang dirilis kemarin juga menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan warga Rusia, khususnya bagi korban yang terdampak langsung dari serangan bom.

"Saya mengapresiasi Kementerian Luar Negeri Indonesia sebagai perwakilan pemerintah yang menyatakan dukacita dalam kaitannya dengan tragedi itu dan menunjukkan solidaritas," ucap Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhael Y Galuzin saat menggelar jumpa pers di kediamannya di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2017) sore.

Dia menegaskan bahwa warga Rusia tidak akan pernah tunduk terhadap segala bentuk serangan teror. Galuzin juga senang saudara sebangsanya menunjukkan kualitas terbaik dalam insiden ledakan di St Petersburg dengan saling menolong satu sama lain dan tidak panik.

Setidaknya 14 orang tewas dan puluhan lainnya menderita luka-luka akibat serangan pada Senin sore lalu. Aksi ini juga kembali membuka luka lama Rusia, di mana pada tahun 2010 lalu setidaknya 38 orang tewas saat dua pengebom bunuh diri meledakan diri di stasiun metro Moskow.

Aparat keamanan Rusia sejauh ini sudah menangkap enam orang yang diduga terkait dengan serangan di St Petersburg.
(mas)
Berita Terkait
Ukraina Memanas, Ini...
Ukraina Memanas, Ini Pernyataan Resmi Pemerintah Indonesia Lewat Kemenlu
WNI dari Ukraina Tiba...
WNI dari Ukraina Tiba di Indonesia, 14 WNI Masih Tertahan di Rumania
Pengakuan PMI Asal Bali...
Pengakuan PMI Asal Bali Pulang dari Ukraina, Kesulitan Ekonomi dan Bingung Kerja Apa
Viral Video Perkelahiannya,...
Viral Video Perkelahiannya, 2 Bule Rusia Kabur Tinggalkan Indonesia
IMF Bicara Dampak Perang...
IMF Bicara Dampak Perang Rusia-Ukraina pada Ekonomi Indonesia
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
58 menit yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
1 jam yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
2 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
4 jam yang lalu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
5 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved