Soal Kebijakan Imigrasi Trump, KJRI Chicago Lindungi 10.000 WNI

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:21 WIB
Soal Kebijakan Imigrasi...
Soal Kebijakan Imigrasi Trump, KJRI Chicago Lindungi 10.000 WNI
A A A
CHICAGO - Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia (RI) di Chicago, Amerika Serikat (AS), Rosmalawati Chalid, memastikan perlindungan terhadap seluruh warga negara Indonesia (WNI) terkait kebijakan imigrasi Pemerintah Presiden Donald Trump. Jumlah WNI di wilayah Chicago mencapai sekitar 10.000 jiwa.

Sebagai upaya perlindungan seluruh WNI, Konjen Rosmalawati melakukan pertemuan dengan Glenn Triveline, Acting Field Office Director dari Immigration and Customs Enforcement (ICE) Illinois, 16 Maret lalu. Menurutnya, pertemuan itu juga untuk mencari informasi dan masukan dalam upaya perlindungan WNI.

Dalam pertemuan itu, pihak ICE Illinois menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, mereka memang memiliki target operasi. Yakni, imigran yang telah melakukan tindak kriminalitas di AS.

Menurut ICE Illinois, tidak seperti yang diberitakan berbagai media, ICE tidak melakukan pemeriksaan dan penangkapan secara acak (random). Bukan hanya ICE yang bisa melaksanakan operasi pemeriksaan dan penangkapan, tetapi juga Border Patrol. ICE minta masyarakat teliti dan tidak mudah percaya pada berita yang beredar.

ICE juga memuji upaya KJRI Chicago dan perwakilan Indonesia di AS dalam mengajak WNI untuk selalu menghormati peraturan yang berlaku dan memastikan kelengkapan dokumen keimigrasian.

ICE adalah agen penegakan hukum federal AS yang bertanggung jawab untuk proses identifikasi, investigasi dan pemecahan kasus yang berkaitan dengan permasalahan keimigrasian dan keamanan perbatasan AS. Wilayah kerja ICE Illinois mencakup enam negara bagian, yakni Illinois, Indiana, Wisconsin, Missouri, Kentucky dan Kansas.

“KJRI Chicago dan ICE Illinois sepakat untuk meningkatkan kerjasama, khususnya dalam hal pemberian informasi, sekiranya terjadi penangkapan dan penahanan terhadap WNI,” demikian keterangan tertulis KJRI Chicago yang diterima SINDOnews, Rabu (21/3/2017).
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
19 menit yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
1 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
3 jam yang lalu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
3 jam yang lalu
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
4 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved