Diperiksa Kasus Korupsi, Mantan Presiden Korsel Minta Maaf

Selasa, 21 Maret 2017 - 13:18 WIB
Diperiksa Kasus Korupsi,...
Diperiksa Kasus Korupsi, Mantan Presiden Korsel Minta Maaf
A A A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) yang dimakzulkan, Park Geun-hye, meminta maaf kepada negaranya saat tiba di kantor kejaksaan. Park menyambangi kantor kejaksaan Korsel untuk diperiksa sebagai tersangka dalam penyelidikan kasus korupsi saat ia menjadi presiden.

"Saya minta maaf kepada rakyat Korsel. Saya akan bekerja sama saat diperiksa," kata Park di depan media di tangga gedung kantor kejaksaan. Ini adalah komentar pertamanya langsung ke publik sejak ia dimakzulka pada 10 Maret lalu seperti dikutip dari Reuters, Selasa (21/3/2017).

Park datang ke kejaksaan dengan didampingi oleh dua pengacaranya. Salah satu pengacara Park adalah Yoo Yeong-ha, dikenal sebagai "Bulletproof Vest". Ia telah menjadi pengacara Park sejak awal skandal itu terkuak pada bulan Oktober.

"Park di beri teh di ruang istirahat lantai 10 sebelum masuk untuk sesi pertama dari interogasi oleh dua jaksa dan seorang pejabat penyelidikan," kata jaksa dalam sebuah pernyataan.

"Park menolak telah menanyainya direkam oleh kamera video," imbuh jaksa.

Park Geun-hye menjadi presiden Korsel pertama yang dimakzulkan setelah terpilih secara demokratis. Mahkamah Konstitusi Korsel menguatkan keputusan parlemen untuk memakzulkan Geun-hye pada bulan Desember lalu.

Park dituduh telah berkolusi dengan temannya, Choi Soon-sil, untuk memeras perusahaan besar guna disumbangkan ke dua yayasan yang mendukung kebijakannya. Park telah membantah melakukan apa yang dituduhkan tersebut dan belum didakwa dalam kasus ini. Choi juga telah membantah melakukan hal itu.

Namun, Park kehilangan kekebalannya sebagai presiden ketika ia dimakzulkan. Park pun terancam hukuman lebih dari 10 tahun penjara jika terbukti bersalah menerima suap dari bos konglomerat besar, termasuk dari bos Samsung Jay Y. Lee, dengan imbalan bantuan.
(ian)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
3 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
5 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
5 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
7 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
8 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
9 jam yang lalu
Infografis
Presiden Biden Ingkar...
Presiden Biden Ingkar Janji, Ampuni Putranya atas 2 Kasus Pidana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved